Tanpa Sampah Plastik, Daging Kurban Dikemas dalam Besek

Tanpa Sampah Plastik, Daging Kurban Dikemas dalam Besek

Hewan kurban yang disembelih dagingnya oleh H. Safroni dikemas dalam besek untuk selanjutnya di bagikan.-Foto Agus-

PRINGSEWU, MEDIALAMPUNG.CO.ID - Stok potensial ternak di Kabupaten Pringsewu mencapai ribuan ekor. 

Dari data di Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu, jumlah stoknya lebih banyak dari hewan kurban yang disembelih tahun lalu.

"Stok Sapi dan Kerbau sebanyak 1.700 ekor dan untuk stok kambing domba 5 400 ekor," terang Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan drh. Budi Pramono mewakili kadis pertanian Siti Litawati, SP. 

Sementara untuk tahun sebelumnya, dikatakan alumnus kedokteran hewan UGM itu, hewan kurban yang disembelih untuk Sapi/ Kerbau sebanyak 1.300 ekor dan untuk Kambing/Domba 3.000 ekor

BACA JUGA:DPW PKS Lampung Sebar 22 Ribu Paket Daging Kurban

Sementara itu terkait Himbauan pemkab Pringsewu tentang pelaksanaan hari raya Idul Adha tanpa sampah plastik menurut ketua DPD LDII Pringsewu Dian Arif Rahman sejalan dengan himbauan DPP LDII. 

Yakni agar memastikan hewan kurban harus sehat terbebas dari PMK dan penyakit hati.

"Sehingga sebagian besar hewan yang kami beli berasal dari kandang penggemukan," terangnya. 

Begitu juga dengan yang di gunakan akan digunakan untuk membungkus dari daun atau atau anyaman.

BACA JUGA:Belum Ada Temuan PMK Pada Hewan Kurban di Tanggamus

"Untuk daging kurban kami gunakan besek untuk wadahnya," jelas Dian Arif. 

Begitu juga jika menggunakan plastik yang bening bukan yang hitam. Termasuk juga menggunakan benda benda tajam yang digunakan tidak berkarat. 

Sedangkan jeroan dibersihkan bukan di sungai tapi dikubur. Begitu juga dengan pengurus daerah Muhammadiyah Pringsewu.

"Kita teruskan himbauan itu ke pengurus Cabang," ungkap sekretaris PDM Muhtasor. Termasuk juga melakukan pemilahan sampah.

BACA JUGA:Pj Bupati dan Forkopimda Pringsewu Shalat Ied di Masjid Asmaul Husna

Himbauan Pemkab Pringsewu tersebut juga mulai dilakukan oleh perorangan yang menyembelih hewan kurban, seperti di lakukan H. Safroni.

"Di tempat kami juga tanpa limbah plastik," ungkapnya. 

Dari penyembelihan Sapi selanjutnya di bagikan ke 300 orang. "Wadahnya dibungkus daun kemudian dikemas dengan besek," terangnya.

Itu dilakukan pihaknya sebagai upaya mendukung mengurangi sampah plastik. Sedangkan saat pemotongan kurban Robani salah satu warga juga menanamkan kebersamaan serta prinsip menghormati walau berbeda agama. 

BACA JUGA:Juleha Siap Memberikan Pelatihan Penyembelihan Halal

"Meski penuh keterbatasan tetap berupaya menyembelih hewan kurban. Serta kita tanamkan kebersamaan di lingkungan meski berbeda agama," akunya. 

Sementara itu Ketua panitia kurban Drs.Saukani, MM., dan wakil rektor Fatoni dan ketua Lazisnu UMPRI A. Susanto, S.Ag., mengatakan agenda rutin kurban tersebut dimana pengkurbannya adalah para pimpinan, dosen dan staf karyawan. 

"Di tahun ini kita berkurban sebanyak 3 sapi, yang akan dibagikan pada 477 warga. Dengan rincian dibagi pada staf, dosen dan karyawan UMPRI yang hadir, warga lingkungan UMPRI, warga binaan UMPRI serta pimpinan Ranting,” jelasnya.(sag/mlo) 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: