Komunitas LA Lintas Lambar Salurkan Bantuan Pasir Korban Kebakaran Rumah Pekon Kenali

Komunitas LA Lintas Lambar Salurkan Bantuan Pasir Korban Kebakaran Rumah Pekon Kenali

--

LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID - Telah dibentuk Komunitas Lampung Asli (LA) Lintas Lambar, tergabung dari masyarakat pemilik kendaraan angkut Jenis Daihatsu Traga dan Mitsubishi L-300 bertempat di Pekon Pampangan, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat.

Pembentukan Komunitas LA Lintas Lambar Sabtu (29/7) tersebut, tentunya sebagai wadah masyarakat khususnya pemilik kendaraan angkut jenis pick up,  yang identik sebagai kendaraan pengangkut hortikultura (sayuran) dan sejenisnya ke luar kabupaten seperti ke Bandar Lampung dan sekitar.

Dan sebagai langkah pertama komunitas tersebut akan melakukan gerakan bakti sosial (Baksos), menyalurkan bantuan pasir sebanyak Sembilan mobil untuk korban musibah kebakaran rumah di Pekon Kenali, Kecamatan Belalau.

Ketua Komunitas LA Lintas Lambar Hamjoni, berharap keberadaan komunitas tersebut bukan saja sebagai wadah pemersatu antar warga pemilik dan pengguna mobil Traga dan L-300 Lambar tapi juga menjadi sarana dalam bertukar informasi maupun lokak angkutan yang saling menguntungkan.  

BACA JUGA:Bupati Lepas Pawai Ta'aruf Peringatan Tahun Baru Islam di Sumberjaya

Begitu juga di katakan Koordinator Lapangan Komunitas LA Lintas Lambar Bambang S, S.H, M.H., pihaknya menyampaikan rasa syukur munculnya inisiatif bersama dalam pembentukan komunitas tersebut. 

Pihaknya menegaskan melalui komunitas itu sangat banyak segi manfaat yang akan diperoleh para pemilik kendaraan, yang bukan saja berkaitan tentang peluang jasa angkutan, melainkan berbagai lainnya. 

"Komunitas mobil Traga dan L-300 ini merupakan komunitas usaha di bidang jasa angkutan dan ekspedisi sehingga dengan wadah komunitas yang dimiliki akan memberikan keuntungan baik informasi maupun lainnya antara satu dengan lainnya," imbuh pihaknya 

Dan terkait akan menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran rumah di Pekon Kenali, merupakan langkah yang sangat baik, sebagai bentuk kepedulian bersama atas musibah yang terjadi dan menghanguskan tiga rumah panggung tersebut. 

"Semoga bantuan pasir yang disumbangkan menjadi bagian dari kepedulian masyarakat lainnya dalam membantu sohibul musibah untuk membangun kembali rumah masing-masing," tandasnya.(r1n/mlo)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: