10 Makanan Warisan Belanda yang Masih Eksis di Indonesia

Selasa 19-08-2025,16:17 WIB
Reporter : Linda Kurniati
Editor : Budi Setiawan

5. Kaastengel

Kue kering gurih yang berbahan dasar keju edam ini awalnya menjadi camilan khas Belanda saat hari raya. Namun, di Indonesia kaastengel identik dengan kue Lebaran. Rasa asin gurih kejunya membuatnya berbeda dari kebanyakan kue kering lokal yang cenderung manis.

6. Bitterballen

Bitterballen sekilas mirip kroket, hanya saja ukurannya lebih kecil dan berbentuk bulat. Isinya berupa ragout daging sapi atau ayam yang lembut, dibalut tepung panir, lalu digoreng hingga renyah. Hidangan ini biasanya disantap sebagai camilan bersama saus mustard.

BACA JUGA:Ford Tantang Startup EV: ‘Insinyur Kami Tak Terkalahkan’

7. Spekkoek (Lapis Legit)

Spekkoek adalah kue lapis legit yang terdiri dari banyak lapisan tipis dengan aroma rempah yang kuat. Pembuatan lapis legit membutuhkan kesabaran karena setiap lapisan harus dipanggang satu per satu. Di Indonesia, kue ini sering disajikan pada momen spesial seperti Imlek atau perayaan besar keluarga.

8. Erwtensoep (Sup Kacang Polong)

Sup kental berbahan dasar kacang polong ini awalnya menjadi hidangan hangat saat musim dingin di Belanda. Versi Indonesia biasanya dimodifikasi dengan tambahan wortel, kentang, dan daging ayam atau sapi. Teksturnya pekat, sehingga terasa lebih mengenyangkan dibanding sup bening khas Nusantara.

BACA JUGA:Simulasi Cicilan KUR BRI 2025 Lengkap di Sini! Pinjaman Mulai Rp1 Juta hingga Rp250 Juta

9. Pastel

Pastel merupakan versi adaptasi dari pastel Belanda (pastei), yaitu adonan pastry berisi daging, kentang, dan sayuran. Di Indonesia, pastel hadir dengan variasi yang lebih sederhana, sering diisi bihun, telur, dan wortel. Bentuknya yang praktis membuat pastel jadi camilan populer di berbagai kesempatan.

10. Ontbijt (Sarapan ala Belanda)

Tradisi sarapan ala Belanda juga mempengaruhi kebiasaan masyarakat Indonesia, misalnya roti dengan olesan mentega dan taburan meses cokelat. Bahkan sampai sekarang, taburan meses pada roti tawar sudah menjadi kebiasaan sarapan sehari-hari di banyak keluarga Indonesia.

BACA JUGA:Rekomendasi Jam Tangan Swiss Terbaru Untuk Tampil Elegan

Makanan-makanan warisan Belanda tidak hanya bertahan karena cita rasanya yang enak, tetapi juga karena sudah berbaur dengan budaya makan orang Indonesia. 

Kategori :