Ford Tantang Startup EV: ‘Insinyur Kami Tak Terkalahkan’
Range Rover. //Foto: DOK/Netcarshow/Istimewa.--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Industri kendaraan listrik kembali memanas setelah Ford melontarkan pernyataan yang cukup mengguncang.
Doug Field, Chief EV, Digital, dan Design Officer Ford, menegaskan bahwa perusahaan rintisan (startup) kendaraan listrik tidak akan mampu mengimbangi kehebatan insinyur dan tim manufaktur Ford yang sudah berpengalaman puluhan tahun.
“Tidak banyak pabrikan lama yang mampu melakukan ini. Saya yakin startup EV tidak akan bisa mengejar kualitas insinyur dan tim produksi kami,” ujar Field seperti dilansir Carscoops, Senin (18 Agustus 2025).
Pernyataan itu bukan tanpa dasar, sebab Ford baru saja memperkenalkan platform kendaraan listrik generasi baru yang diklaim revolusioner. Platform ini dirancang untuk memangkas bobot, menurunkan biaya produksi, dan menyederhanakan proses perakitan kendaraan listrik agar lebih cepat dan efisien.
BACA JUGA:Simulasi Cicilan KUR BRI 2025 Lengkap di Sini! Pinjaman Mulai Rp1 Juta hingga Rp250 Juta
Revolusi Perakitan: Tiga Jalur Paralel dan Teknologi Unicasting
Salah satu inovasi besar Ford yaitu penerapan sistem perakitan yang berrupa pohon produksi. Tidak lagi menggunakan satu jalur lurus seperti pada metode konvensional, Ford kini membagi proses perakitan ke tiga jalur paralel: bagian depan kendaraan, bagian belakang, dan modul baterai struktural. Setelah masing-masing selesai dirakit, ketiganya digabung menjadi satu unit utuh.
Proyek ambisius ini dipimpin Alan Clarke, mantan insinyur Tesla yang kini membesut tim khusus di California.
Tim ini bekerja hampir secara rahasia untuk menghadirkan teknologi yang mengubah cara produksi kendaraan listrik, termasuk penerapan unicasting—teknik pengecoran aluminium berukuran besar untuk menggantikan ratusan panel las.
BACA JUGA:Rekomendasi Jam Tangan Swiss Terbaru Untuk Tampil Elegan
Dampaknya sangat signifikan:
- Jumlah komponen berkurang hingga 75%
- Proses pengelasan berkurang dua pertiga
- Jumlah pengencang turun 50%
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




