Keripik Bentul: Camilan Tradisional dari Umbi Bentul yang Gurih dan Unik
Keripik bentul menghadirkan rasa gurih alami dengan beragam varian bumbu yang menggugah selera-Ilustrasi Gemini AI-
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Keripik bentul merupakan salah satu camilan tradisional khas Nusantara yang berbahan dasar umbi bentul.
Umbi ini masih satu keluarga dengan talas, namun memiliki ukuran lebih besar dengan tekstur yang cenderung padat.
Meski belum sepopuler singkong atau kentang, bentul menyimpan potensi besar sebagai bahan pangan lokal yang dapat diolah menjadi camilan renyah dan lezat bernilai ekonomi.
Keberadaan keripik bentul menjadi bukti bahwa bahan pangan sederhana dari desa mampu diolah menjadi produk makanan ringan yang diminati berbagai kalangan.
BACA JUGA:Sepanjang 2025, Kasus DBD di Bandar Lampung Tercatat 417 Tanpa Kematian
Asal Usul dan Keunikan Umbi Bentul
Umbi bentul banyak tumbuh di wilayah pedesaan Indonesia, khususnya di daerah dengan kondisi tanah subur dan lembap. Sejak lama, masyarakat setempat memanfaatkan bentul sebagai sumber karbohidrat alternatif dengan cara direbus, dikukus, atau diolah menjadi berbagai kudapan tradisional.
Keripik bentul menjadi salah satu olahan paling populer karena mampu meningkatkan nilai jual umbi ini. Keunikan bentul terletak pada teksturnya yang padat serta rasanya yang cenderung netral.
Karakter tersebut membuat umbi bentul mudah menyerap bumbu, sehingga sangat cocok dijadikan keripik dengan beragam cita rasa.
BACA JUGA:Harga Kebutuhan Pokok dan Daging di Bandar Lampung Terpantau Stabil Pasca Nataru
Proses Pembuatan Keripik Bentul
Proses pembuatan keripik bentul memerlukan ketelitian agar menghasilkan tekstur yang renyah dan rasa yang gurih. Umbi bentul terlebih dahulu dikupas dan dicuci bersih untuk menghilangkan getah yang dapat menimbulkan rasa gatal. Setelah itu, bentul diiris tipis agar mudah kering dan matang sempurna saat digoreng.
Irisan bentul umumnya direndam dalam air garam atau larutan khusus untuk mengurangi sisa getah sekaligus memperkaya cita rasa.
Setelah proses perendaman selesai, bentul digoreng dalam minyak panas hingga berwarna keemasan dan bertekstur renyah. Keripik yang telah matang kemudian ditiriskan dan didinginkan sebelum diberi tambahan bumbu sesuai selera.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




