Kenali Ruptur Jantung, Kondisi Darurat yang Bisa Terjadi Mendadak

Kenali Ruptur Jantung, Kondisi Darurat yang Bisa Terjadi Mendadak

Ruptur jantung adalah kondisi darurat yang terjadi ketika dinding jantung robek akibat kerusakan berat, paling sering sebagai komplikasi serangan jantung.-Foto Freepik.com-

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Ruptur jantung adalah kondisi kegawatdaruratan medis yang sangat serius. Keadaan ini terjadi ketika dinding otot jantung robek sehingga darah keluar dari ruang jantung menuju rongga di sekitarnya.

Dalam banyak kasus, ruptur jantung berakibat fatal apabila tidak ditangani dalam waktu sangat cepat, karena organ vital ini kehilangan kemampuannya memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh.

Secara medis, ruptur jantung paling sering muncul sebagai komplikasi dari serangan jantung atau infark miokard. Saat serangan jantung terjadi, aliran darah ke sebagian otot jantung terhambat akibat sumbatan pembuluh darah.

Jika tidak segera ditangani, jaringan otot jantung mengalami kematian atau nekrosis. Beberapa hari setelah kejadian tersebut, jaringan yang rusak menjadi rapuh dan tidak cukup kuat menahan tekanan darah di dalam jantung, sehingga berisiko mengalami robekan.

BACA JUGA:Pinjaman KUR BRI 2026 Plafon Rp250 Juta, Ini Simulasi Cicilan Terbaru Ramadan

Mengapa Ruptur Jantung Sangat Berbahaya?

Jantung berfungsi sebagai pompa utama dalam sistem sirkulasi darah. Ketika dinding jantung robek, darah dapat mengalir keluar dan memenuhi ruang di sekitar jantung, kondisi yang dikenal sebagai tamponade jantung. Penumpukan darah ini menekan jantung dari luar sehingga tidak dapat mengembang secara normal.

Akibatnya, tekanan darah turun drastis dalam waktu singkat, organ-organ vital kekurangan suplai oksigen, dan pasien dapat mengalami henti jantung mendadak.

Kondisi ini sering berkembang sangat cepat, bahkan pada pasien yang sebelumnya tampak stabil setelah serangan jantung.

BACA JUGA:Bumbu Ayam Bakar Pedas Manis: Cara Membuat Rasa Gurih, Legit, dan Nagih

Jenis-Jenis Ruptur Jantung

Ruptur jantung dapat terjadi pada beberapa bagian struktur jantung dengan dampak yang berbeda-beda.

  • Ruptur dinding bebas ventrikel kiri merupakan jenis yang paling sering terjadi sekaligus paling mematikan. Robekan pada bagian ini menyebabkan perdarahan cepat ke rongga perikardium dan memicu tamponade jantung akut.
  • Ruptur septum ventrikel terjadi pada sekat yang memisahkan bilik kanan dan kiri jantung. Kondisi ini menyebabkan pencampuran darah yang seharusnya terpisah, sehingga sirkulasi menjadi tidak efektif dan memicu gagal jantung.
  • Ruptur otot papilaris melibatkan struktur penopang katup jantung. Ketika bagian ini robek, katup tidak dapat menutup dengan sempurna dan menyebabkan gagal jantung akut yang memburuk dengan cepat.

Semua jenis ruptur jantung tergolong kondisi kritis yang membutuhkan penanganan darurat.

BACA JUGA:Huawei Mate X7 Resmi di Indonesia: Spek Flagship, Kamera Foldable Paling Juara!

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: