544 Miliar Dana BOS Digelontorkan, Disdikbud Lampung Perkuat Pengawasan Sekolah

Selasa 27-01-2026,20:30 WIB
Reporter : Dedi Andrian
Editor : Budi Setiawan

Selain BOS, Disdikbud Lampung juga telah mengalokasikan dana BOPD dengan total anggaran sekitar Rp109 miliar, yang dijadwalkan mulai dicairkan pada Maret 2026.

Thomas memastikan, penyaluran dana BOS dilakukan langsung ke rekening sekolah dan dicairkan dalam dua tahap. 

Tahap pertama telah disalurkan beberapa hari lalu, sedangkan tahap kedua direncanakan pada Juli 2026.

“Mulai tahun ini kami rutin melakukan audit serta penguatan kapasitas, terutama bagi bendahara sekolah, agar pelaksanaan RKAS benar-benar sesuai juknis dan anggaran tepat sasaran,” ujarnya.

BACA JUGA:Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Dukung Sekolah Siger, Tapi Legalitas Harus Tuntas

Sebagai tindak lanjut, Disdikbud Lampung juga akan menggelar pembinaan khusus dengan memanggil seluruh bendahara sekolah penerima dana BOS untuk memperkuat tata kelola keuangan.

“Kami ingin pengelolaan dana BOS semakin transparan, akuntabel, dan terus membaik ke depannya,” pungkas Thomas.

Berdasarkan data Disdikbud Lampung, jenjang SMA menjadi penerima BOS terbanyak dengan total 528 sekolah, terdiri dari 242 SMA negeri dan 286 SMA swasta. 

Jumlah siswa penerima BOS di jenjang ini mencapai 181.072 siswa dengan pagu anggaran Rp278,57 miliar.

BACA JUGA:BPBD Lampung Targetkan Bentuk 50 Desa Tangguh Bencana

Sementara itu, jenjang SMK mencakup 480 sekolah penerima BOS, terdiri dari 110 SMK negeri dan 370 SMK swasta. 

Jumlah siswa penerima mencapai 156.720 orang dengan total anggaran Rp255,83 miliar.

Adapun untuk jenjang Sekolah Luar Biasa (SLB), BOS Reguler disalurkan kepada 32 sekolah yang terdiri dari 13 SLB negeri dan 19 SLB swasta. Jumlah siswa penerima tercatat sebanyak 2.718 siswa dengan total anggaran Rp9,63 miliar.

Kategori :