HUT ke-62 Lampung, PKOR Didorong Jadi Ikon Wisata Baru Perkotaan

HUT ke-62 Lampung, PKOR Didorong Jadi Ikon Wisata Baru Perkotaan

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan saat menanam pohon di Lingkungan PKOR Bandar Lampung--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus mendorong optimalisasi kawasan Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) sebagai destinasi wisata terpadu di jantung Bandar Lampung. 

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat menghadiri Lomba Mancing Payu Kidah di Embung PKOR, Jumat 13 Februari 2026. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Lampung.

Rangkaian acara diawali dengan senam bersama, gerakan KORVE dan aksi bersih-bersih lingkungan, penanaman pohon, penebaran benih ikan, hingga lomba mancing yang diikuti perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta masyarakat umum.

BACA JUGA:Pesona Religi Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Tuban

Marindo mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai awal dari rangkaian HUT Provinsi Lampung yang puncaknya akan digelar pada 18 Maret mendatang. 

Menurutnya, meski peringatan masih sekitar satu bulan lagi, berbagai kegiatan telah mulai dilaksanakan sebagai bentuk semangat kebersamaan.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia terkait Gerakan ASRI, serta Instruksi Gubernur Lampung Nomor 8 Tahun 2026 tentang pelaksanaan KORVE dan gerakan bersih-bersih di seluruh wilayah Lampung. 

Pada musim hujan, kata dia, persoalan drainase yang tersumbat kerap memicu genangan air, sehingga diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

BACA JUGA:Wakil Wali Kota Bandar Lampung Kukuhkan 111 Pejabat Baru, Harris Surahya Pimpin Bank Waway

Lebih jauh, Marindo menilai kawasan PKOR sebagai aset strategis milik Pemprov Lampung dengan luas sekitar 32 hektare. 

Selain menjadi pusat aktivitas olahraga dengan fasilitas stadion dan gedung olahraga, kawasan ini juga memiliki embung, anjungan kabupaten/kota, serta ruang bagi kegiatan seni dan pelaku UMKM.

Menurutnya, potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata keluarga yang terintegrasi di tengah kota. 

Ia mendorong agar aktivitas di PKOR disusun secara terjadwal dan masuk dalam kalender event Dinas Pariwisata, khususnya pada akhir pekan, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan rekreasi selain wisata pantai. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait