Rujak Bulung, Kuliner Rumput Laut Khas Bali yang Segar dan Sehat

Kamis 01-01-2026,06:03 WIB
Reporter : Linda Kurniati
Editor : Budi Setiawan

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Rujak Bulung merupakan salah satu kuliner tradisional khas Bali yang memiliki keunikan tersendiri. 

Berbeda dengan rujak pada umumnya yang berbahan dasar buah-buahan, Rujak Bulung justru menggunakan bulung, sebutan masyarakat Bali untuk rumput laut, sebagai bahan utama. 

Hidangan ini dikenal dengan cita rasa segar, gurih, pedas, dan sedikit manis, sekaligus menawarkan manfaat kesehatan berkat kandungan alami rumput laut.

 

Asal Usul dan Filosofi Rujak Bulung

Rujak Bulung berasal dari wilayah pesisir Bali seperti Nusa Penida, Sanur, Serangan, dan Klungkung yang kaya akan hasil laut. 

Sejak dahulu, masyarakat pesisir memanfaatkan rumput laut tidak hanya sebagai bahan pangan, tetapi juga sebagai sumber gizi alami yang mudah diperoleh.

Hidangan ini mencerminkan filosofi hidup masyarakat Bali yang selaras dengan alam, memanfaatkan bahan lokal secara sederhana namun bernilai tinggi. 

Rujak Bulung kerap disajikan sebagai makanan rumahan, pelengkap upacara adat tertentu, hingga dijajakan di warung tradisional dan pasar rakyat.

BACA JUGA:Be Genyol: Sajian Daging Cincang Khas Bali yang Kaya Rempah dan Tradisi

Jenis Bulung yang Digunakan

Tidak semua jenis rumput laut digunakan dalam pembuatan Rujak Bulung. 

Beberapa jenis yang umum dimanfaatkan antara lain bulung boni yang berbentuk kecil dan renyah, bulung hijau atau bulung sangket yang bertekstur lembut, serta bulung rambut yang tipis dan kenyal. 

Rumput laut ini biasanya direbus sebentar atau direndam air panas agar bersih, segar, dan tetap renyah sebelum diolah.

BACA JUGA:PAN Lampung Barat Bergejolak, 21 Pengurus Mundur

Kategori :