Way Krui Meluap, Sejumlah Rumah Warga Terdampak Banjir

Way Krui Meluap, Sejumlah Rumah Warga Terdampak Banjir

Banjir Way Krui terjadi Rabu malam akibat hujan deras, air sempat capai 60 sentimeter-Foto dok.-

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Banjir akibat luapan Sungai Way Krui merendam permukiman warga di Dusun IV, Pekon Gunung Kemala, Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir Barat, pada Rabu, 31 Desember 2025 malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB setelah intensitas hujan meningkat dan debit air sungai naik secara signifikan hingga meluap ke kawasan pemukiman yang berada di bantaran sungai.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Barat, Roby Arfan, S.H., M.H., melalui Sekretaris BPBD, Sahrullah, S.E., menjelaskan bahwa luapan Sungai Way Krui menyebabkan sedikitnya delapan hingga sepuluh rumah warga terdampak dan sempat terendam air dengan ketinggian berkisar antara 50 hingga 60 sentimeter.

Meski demikian, banjir tersebut tidak berlangsung lama dan saat ini kondisi di lokasi telah berangsur surut.

BACA JUGA:Polres Lampung Utara Catat Pengungkapan Perkara Naik 20 Persen di Tahun 2025

“Banjir terjadi akibat luapan Way Krui yang masuk ke permukiman warga di Dusun IV Pekon Gunung Kemala. Rumah warga yang terdampak sekitar delapan sampai sepuluh unit, dengan ketinggian air kurang lebih 50 sampai 60 sentimeter. Alhamdulillah, kondisi saat ini sudah surut,” kata Sahrullah.

Dijelaskannya, tidak ada warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut. Warga memilih bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu air surut, mengingat banjir tidak berlangsung lama dan tidak menimbulkan kerusakan berat pada bangunan.

Hingga saat ini, BPBD Pesbar juga belum menerima laporan adanya korban jiwa maupun luka-luka akibat peristiwa tersebut.

“Tidak ada warga yang mengungsi karena air cepat surut. Sampai saat ini tidak ada laporan korban jiwa, dan kerusakan yang terjadi masih dalam pendataan petugas di lapangan,” jelasnya.

BACA JUGA:Libatkan 863 PPPK Paruh Waktu, Gubernur Lampung Pimpin Penanaman Pohon Serentak

Sebagai langkah penanganan, kata dia, BPBD Pesisir Barat juga langsung bergerak cepat dengan menerjunkan tim ke lokasi kejadian untuk melakukan pemantauan, pendataan, serta memastikan kondisi warga terdampak dalam keadaan aman.

BPBD juga berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan aparatur pekon setempat guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan, mengingat cuaca masih berpotensi hujan.

“Saat ini kami berada di lokasi bersama Camat Way Krui, Bapak Afriyansyah, S.Kom., M.M., untuk memantau langsung situasi di lapangan dan memastikan kondisi sudah aman. Kami juga melakukan koordinasi dengan aparatur setempat untuk kesiapsiagaan jika terjadi hujan susulan,” katanya.

Lebih lanjut, Sahrullah menjelaskan bahwa wilayah sekitar Sungai Way Krui memang memiliki potensi banjir ketika intensitas hujan tinggi, terutama pada musim penghujan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: