Pemilihan cairan pembersih luka harus disesuaikan dengan tingkat keparahan dan kondisi luka.
Luka ringan umumnya tidak memerlukan antiseptik kuat, sementara luka dengan risiko infeksi tinggi membutuhkan penanganan lebih serius.
Penting pula untuk memantau tanda-tanda infeksi seperti nyeri berlebihan, bengkak, keluarnya nanah, atau demam.
Apabila gejala tersebut muncul atau luka tidak menunjukkan perbaikan, segera lakukan pemeriksaan ke tenaga medis.(*)