Juru Bicara Rektor Unila Dr. Nanang Trenggono Tutup Usia
Juru Bicara Rektor Unila sekaligus mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung, Dr. Nanang Trenggono--
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Kabar duka menyelimuti Universitas Lampung (Unila). Juru Bicara Rektor Unila sekaligus mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung, Dr. Nanang Trenggono, wafat pada Rabu, 21 Januari 2026.
Almarhum menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Imanuel, Bandar Lampung, sekitar pukul 17.00 WIB. Kepergian Dr. Nanang meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar Unila, tetapi juga bagi dunia akademik dan kepemiluan di Lampung.
Kabar wafatnya Dr. Nanang disampaikan langsung oleh Humas Unila, Inayah, yang turut menyampaikan doa terbaik untuk almarhum.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum husnul khotimah. Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa‘fu ‘anhu. Aamiin,” ucap Inayah.
BACA JUGA:Pemprov Lampung Ajukan Perluasan Kawasan Kotabaru Seluas 4.000 Hektare
Dr. Nanang Trenggono dikenal luas sebagai dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unila yang memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia pendidikan dan pengabdian publik.
Selain aktif di lingkungan akademik, almarhum juga memiliki rekam jejak panjang dalam bidang demokrasi dan kepemiluan.
Ia pernah menjabat sebagai Ketua KPU Provinsi Lampung periode 2014–2019, sebuah posisi strategis yang menuntut integritas, ketegasan, dan komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi.
Di lingkungan Universitas Lampung, Dr. Nanang sempat mengemban amanah sebagai Juru Bicara Rektor Unila.
BACA JUGA:Lupa Rem Tangan Saat Parkir, Mobil Warga BNS Terjun ke Jurang di Batu Ketulis
Hingga akhir hayatnya, ia masih tercatat sebagai dosen FISIP Unila serta tergabung dalam Tim Kerja Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi, khususnya pada bagian komunikasi stakeholder.
Kiprahnya menjadikan almarhum sebagai figur penghubung antara dunia akademik, birokrasi, dan ruang publik.
Dekan FISIP Unila, Prof. Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si, mengenang Dr. Nanang sebagai pribadi yang hangat, ceria, dan penuh tanggung jawab, bahkan di tengah kondisi kesehatan yang menurun.
“Pak Nanang adalah panutan bagi kami, khususnya para junior. Beliau kritis namun santun, membimbing dengan penuh kekeluargaan, dan tetap menunaikan tanggung jawabnya sebagai dosen komunikasi politik hingga akhir hayat,” ujar Prof. Anna.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
