Mengenal Lebih Dalam Tentang PMO dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Sabtu 11-10-2025,21:01 WIB
Reporter : Apriyanti
Editor : Budi Setiawan

2. Meningkatkan Risiko Depresi dan Kecemasan

Setelah melakukan PMO, sebagian orang mengalami rasa bersalah, malu, atau kecewa terhadap diri sendiri. Perasaan tersebut dapat berkembang menjadi sindrom post-PMO, di mana suasana hati menjadi tidak stabil dan muncul kecenderungan depresi, terutama bila siklus perilaku tersebut terus berulang.

3. Menurunnya Kepuasan dan Kedekatan dalam Hubungan

Kecanduan terhadap pornografi dapat menanamkan ekspektasi yang tidak realistis tentang seks dan pasangan. Hal ini sering membuat seseorang merasa tidak puas dalam hubungan nyata, bahkan dapat mengganggu kemampuan untuk membangun ikatan emosional yang sehat dengan pasangan.

BACA JUGA:Manfaat Telur Asin untuk Kesehatan, Jangan Remehkan Si Asin Gurih Ini!

4. Gangguan Citra Diri dan Rasa Percaya Diri

Melihat tubuh dan perilaku aktor dalam video porno yang telah melalui proses editing dan manipulasi dapat membuat individu membandingkan diri secara tidak sehat. Akibatnya, muncul perasaan minder, tidak menarik, atau tidak cukup baik secara fisik maupun seksual.

5. Gangguan Tidur dan Penurunan Energi

Banyak orang melakukan PMO pada malam hari sebagai pelarian dari stres atau kebosanan. Namun, kebiasaan ini dapat mengganggu ritme tidur, membuat tubuh kelelahan, dan menurunkan tingkat energi serta semangat menjalani aktivitas keesokan harinya.

BACA JUGA:Apakah Tipes Menular? Ketahui Penjelasan Lengkapnya di Sini

Cara Efektif Mengendalikan Kebiasaan PMO

1. Kenali Pemicunya

Pahami situasi, perasaan, atau pikiran yang biasanya memicu keinginan melakukan PMO — apakah karena stres, kesepian, bosan, atau rasa cemas.

2. Alihkan Energi ke Aktivitas Positif

Gantilah kebiasaan lama dengan kegiatan produktif seperti olahraga, membaca buku, menulis jurnal, atau memperdalam minat baru. Aktivitas fisik juga membantu menyeimbangkan hormon dopamin secara alami.

BACA JUGA:Anamnesis: Langkah Fundamental dalam Pemeriksaan Medis yang Tak Boleh Diabaikan

Kategori :