Happy Water, Ancaman Narkotika Gaya Baru yang Mengintai Kesehatan Masyarakat
Di balik nama ramah, happy water menyimpan risiko ketergantungan dan kerusakan kesehatan.-Ilustrasi Freepik.com-
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Perkembangan narkotika tidak hanya berhenti pada jenis-jenis lama yang sudah dikenal masyarakat.
Seiring waktu, muncul zat-zat baru dengan nama dan bentuk yang semakin menipu, salah satunya adalah happy water.
Meski terdengar ramah dan terkesan tidak berbahaya, zat ini justru menyimpan ancaman serius bagi kesehatan fisik, mental, hingga masa depan generasi muda.
Peredarannya yang terselubung membuat banyak orang lengah dan tidak menyadari risiko besar di balik konsumsinya.
BACA JUGA:Kabar Baik UMKM, KUR BRI 2026 Bunga Tetap 6 Persen Mulai Januari
Mengenal Happy Water Lebih Dalam
Happy water bukan minuman biasa sebagaimana namanya. Istilah ini digunakan untuk menyebut campuran zat psikoaktif yang bekerja langsung pada sistem saraf pusat.
Kandungannya tidak memiliki standar pasti dan bisa berbeda antara satu produk dengan lainnya. Umumnya, happy water mengandung bahan kimia berbahaya yang termasuk narkotika atau psikotropika, sehingga dampaknya sangat sulit diprediksi.
Ketidakjelasan komposisi inilah yang membuat zat ini jauh lebih berisiko dibandingkan narkotika dengan kandungan yang sudah dikenal.
BACA JUGA:Eksotika Snorkeling di Gili Ketapang, Permata Pantai Utara Probolinggo Jawa Timur
Modus Peredaran yang Sulit Dideteksi
Salah satu alasan mengapa happy water menjadi ancaman serius adalah cara penyebarannya yang licik.
Zat ini kerap dikemas sebagai minuman penyegar, penambah stamina, atau pelengkap gaya hidup. Ada pula yang menjualnya dalam bentuk serbuk instan yang mudah dicampur dengan air.
Tampilan yang menyerupai produk legal membuat banyak orang, terutama remaja, tidak menyadari bahwa mereka sedang mengonsumsi narkotika. Kondisi ini meningkatkan risiko penyalahgunaan, baik disengaja maupun tidak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
