Mengenal Danau Toba dan Budaya Batak yang Penuh Makna

Selasa 13-05-2025,08:53 WIB
Reporter : Romdani
Editor : Budi Setiawan

Seni ukir tradisional Batak dikenal dengan nama gorga. Gorga biasanya diterapkan pada bagian luar rumah adat, seperti di dinding dan pintu. 

Motif ukirannya berbentuk spiral dan lengkung, yang tidak hanya sebagai hiasan, tetapi juga dipercaya memiliki nilai perlindungan secara spiritual. 

Gorga adalah merupakan wujud ekspresi seni serta identitas masyarakat Batak yang kaya akan filosofi.

BACA JUGA:Razia Premanisme di Bandar Lampung, Polisi Jaring Belasan Pak Ogah

Rumah Adat Batak: Bentuk Arsitektur yang Kuat

Rumah tradisional Batak memiliki desain yang mencolok, dengan bentuk panggung dan atap runcing melengkung tinggi. 

Bangunan tersebut dibuat dari kayu serta dihiasi dengan ukiran yang khas. Dalam satu rumah, biasanya tinggal satu keluarga besar secara turun-temurun. 

Rumah-rumah seperti ini dapat ditemukan dalam jumlah banyak di Desa Tomok, yang menjadi salah satu pusat kebudayaan Batak di Pulau Samosir.

BACA JUGA:Curi Motor di Masjid Saat Shalat Subuh, Dua Supir di Bandar Lampung Ditangkap

Alam dan Budaya Menyatu di Danau Toba

Danau Toba bukan hanya menyuguhkan pemandangan alam yang menawan, tetapi juga menyimpan kekayaan tradisi yang mengagumkan. 

Keberadaan masyarakat Batak yang masih melestarikan adat dan budaya mereka memberikan warna tersendiri bagi wilayah ini. 

Gabungan antara keindahan alam dan nilai-nilai budaya menjadikan Danau Toba sebagai salah satu destinasi budaya paling menarik di Indonesia.

BACA JUGA:Tari Tortor: Warisan Budaya Batak yang Sarat Makna

Menjaga Identitas Lewat Warisan Budaya

Kebudayaan Batak yang tumbuh di sekitar Danau Toba adalah aset berharga yang harus dijaga. 

Kategori :