Jejak Sejarah dari Zaman Megalitikum
Di kawasan sekitar Danau Toba, peninggalan budaya dari masa lalu masih banyak ditemukan.
Batu-batu besar yang diukir, tempat duduk dari batu, serta sarkofagus kuno menjadi bukti bahwa peradaban masa lampau sudah mengenal sistem kepercayaan dan kehidupan sosial yang teratur.
Peninggalan-peninggalan ini menjadi saksi bisu dalam perjalanan sejarah yang panjang di wilayah tersebut.
BACA JUGA:BRI Peduli Bagikan 1.000 Paket Sembako di Hari Raya Waisak 2025
Huta Siallagan: Kampung Kuno Penuh Nilai Hukum
Salah satu desa yang menarik perhatian wisatawan adalah Huta Siallagan.
Kampung tersebut memiliki peninggalan berupa kursi dan juga meja batu yang dulunya digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah hukum secara adat.
Dengan latar belakang budaya yang kuat, desa ini menjadi simbol bahwa masyarakat Batak telah mengenal sistem hukum dan musyawarah sejak dulu.
BACA JUGA:Layanan BRI Makin Canggih, Cetak Sejarah di BSEM 2025
Ulos: Tenunan Tradisional Penuh Makna
Ulos adalah kain tenun khas Batak yang memiliki makna mendalam dalam setiap helainya. Kain tersebut biasanya digunakan dalam upacara adat, pernikahan, dan juga berbagai acara penting lainnya.
Warna dan pola ulos tidak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga melambangkan kasih sayang, harapan, serta status sosial.
Salah satu desa yang terkenal sebagai penghasil ulos adalah Lumban Suhi Suhi, yang kini dikenal sebagai desa pengrajin kreatif.
BACA JUGA:Lampung Siap Jadi Pelopor Sekolah Rakyat 2025, Mensos dan Wagub Tinjau Lokasi Sementara
Gorga: Seni Ukir Tradisional Batak