Seni Drama: Pengertian, Unsur, Jenis, dan Fungsinya
Selain berfungsi sebagai hiburan, seni drama juga memiliki nilai edukatif, sosial, dan budaya yang tinggi. - Foto: Instagram@erwindealova--
5. Drama Historis
Drama yang mengambil kisah dari peristiwa sejarah atau kehidupan tokoh terkenal masa lalu. Tujuannya tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pengetahuan kepada penonton.
BACA JUGA:Seni Rupa Dua Dimensi: Unsur, Prinsip, dan Fungsinya
6. Drama Tradisional dan Modern
Drama tradisional umumnya mengandung unsur budaya dan adat daerah, seperti Ludruk atau Lenong. Sedangkan drama modern lebih bebas, menyesuaikan dengan kehidupan dan isu-isu masa kini.
Fungsi Seni Drama
Seni drama memiliki berbagai fungsi penting dalam kehidupan sosial dan budaya, antara lain:
1. Sebagai Hiburan
Drama mampu memberikan kesenangan dan menghilangkan kejenuhan. Melalui alur dan akting para pemain, penonton dapat menikmati kisah yang penuh emosi dan makna.
BACA JUGA:Seni Pahat: Memahat Jejak Budaya dan Keindahan
2. Sebagai Media Pendidikan
Drama sering digunakan sebagai alat pembelajaran karena dapat menanamkan nilai moral, empati, dan tanggung jawab melalui cerita yang mudah dipahami.
3. Sebagai Media Ekspresi Diri
Drama memberi ruang bagi seseorang untuk menyalurkan gagasan, perasaan, dan kreativitas. Para pemain dapat mengekspresikan diri melalui peran yang mereka bawakan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
