Pendaratan NASA di Bulan Sebuah Kebohongan? Ini Faktanya

Pendaratan NASA di Bulan Sebuah Kebohongan? Ini Faktanya

Astronot melakukan penjelajahan di permukaan Bulan dalam misi Apollo [email protected]

BACA JUGA:Kapan Kemarau Berakhir? Begini Siklus Perubahan Musim di Indonesia

3. Bukti Teknis

Selain bukti visual, ada banyak bukti teknis yang mendukung pendaratan NASA di Bulan. Salah satunya adalah komunikasi antara astronaut dan pusat kendali di Bumi selama misi. 

Selama pendaratan, ada pertukaran data dan komunikasi dua arah yang terjadi antara astronaut dan pusat kendali. Jika misi ini palsu, maka sangat sulit untuk menjelaskan bagaimana komunikasi semacam itu dapat dipalsukan.

Selain itu, ada data ilmiah yang dikumpulkan selama misi Apollo yang telah digunakan untuk memahami lebih lanjut tentang Bulan dan sistem tata surya kita. Data ini telah diakses dan dianalisis oleh berbagai ilmuwan di seluruh dunia, dan hasilnya telah menghasilkan pemahaman yang lebih baik tentang Bulan.

BACA JUGA:Prediksi BMKG Soal Kapan Musim Hujan Akan Tiba

4. Saksi Mata

Selain para astronaut, ada ribuan orang yang terlibat dalam program Apollo. Ini termasuk insinyur, teknisi, dan personel lainnya yang bekerja pada proyek ini.

Jika pendaratan di Bulan adalah sebuah konspirasi, maka harus ada ratusan atau bahkan ribuan orang yang terlibat dalam menjaga rahasia ini. 

Namun, selama puluhan tahun, tidak ada bukti yang muncul dari seseorang yang terlibat dalam program Apollo yang mengungkapkan adanya pemalsuan.

BACA JUGA:Populasi Dunia Diperkirakan Mencapai 9,7 Miliar pada 2050, Berikut 10 Negara dengan Populasi Tertinggi

5. Bukti Tambahan

Terdapat beberapa bukti tambahan yang mendukung pendaratan NASA di Bulan. 

Salah satunya adalah penemuan bekas roket dan peralatan Apollo di permukaan Bulan oleh pesawat ruang angkasa yang lebih modern. 

Selain itu, ada banyak misi luar angkasa lainnya yang telah mengamati permukaan Bulan dari jarak dekat, dan hasilnya juga mendukung pendaratan Apollo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: