Keberadaan Prabu Siliwangi diperkuat oleh sejumlah bukti sejarah.
Prasasti Batu Tulis di Bogor mencatat penobatan Sri Baduga Maharaja sebagai raja besar Sunda dan Galuh.
Selain itu, Prasasti Kawali di Ciamis serta naskah kuno seperti Carita Parahyangan dan Babad Pajajaran turut merekam perannya dalam sejarah Nusantara.
BACA JUGA:Undian Tabungan Lokal Bank Lampung Dimulai, Total Hadiah Rp1 Miliar
Warisan bagi Masyarakat Sunda
Meski Kerajaan Pajajaran akhirnya runtuh, pengaruh Prabu Siliwangi tetap hidup.
Namanya digunakan sebagai nama jalan, institusi pendidikan, hingga simbol budaya di Jawa Barat.
Bagi masyarakat Sunda, Prabu Siliwangi bukan sekadar tokoh sejarah. Ia adalah lambang kepemimpinan ideal yang mengutamakan keadilan, kebijaksanaan, dan kesejahteraan rakyat.