Prabu Siliwangi: Raja Besar Pajajaran dan Simbol Kejayaan Tanah Sunda
Prabu Siliwangi dikenal sebagai raja besar Pajajaran yang mempersatukan Sunda dan Galuh pada abad ke-15-Ilustrasi Gemini AI-
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Prabu Siliwangi dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Tanah Sunda.
Ia merupakan raja besar Kerajaan Pajajaran yang memerintah pada akhir abad ke-15 hingga awal abad ke-16 dan dikenang karena kepemimpinannya yang adil serta berpihak kepada rakyat.
Prabu Siliwangi bukan nama pribadi. Ia adalah gelar kehormatan yang paling lekat dengan sosok Sri Baduga Maharaja, penguasa yang berhasil mempersatukan wilayah Sunda dan Galuh di bawah satu pemerintahan.
BACA JUGA:Hujan Deras Sebabkan Genangan di Campang Raya, Pemkot Bandar Lampung Lakukan Penanganan Cepat
Latar Belakang dan Asal Usul
Sri Baduga Maharaja lahir sekitar tahun 1401 Masehi di Kawali, wilayah penting Kerajaan Galuh yang kini berada di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Ia tumbuh dalam lingkungan bangsawan yang kuat secara politik dan budaya.
Ayahnya adalah Prabu Dewa Niskala, sementara kakeknya dikenal sebagai Prabu Niskala Wastu Kancana.
Garis keturunan ini membentuk Sri Baduga sebagai calon pemimpin yang disiapkan sejak dini.
BACA JUGA:Comeback Dramatis, Bhayangkara FC Tumbang 1-2 dari Borneo FC di Kandang
Jalan Menuju Takhta Pajajaran
Melalui proses politik dan pewarisan kekuasaan, Sri Baduga Maharaja naik takhta dan menyatukan dua kerajaan besar, Sunda dan Galuh.
Penyatuan ini melahirkan Kerajaan Pajajaran dengan pusat pemerintahan di Pakuan Pajajaran, yang kini berada di wilayah Kota Bogor.
Sejak saat itu, nama Prabu Siliwangi mulai dikenal luas sebagai simbol raja pemersatu. Pemerintahannya dianggap membawa stabilitas dan ketertiban di wilayah Sunda.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
