Asupan gizi yang tidak seimbang juga berperan penting. Kekurangan nutrisi seperti zat besi, vitamin B12, atau kalori harian dapat membuat tubuh mudah lemas dan berdampak pada kelancaran sirkulasi darah, yang akhirnya memicu pusing.
Pengaruh obat-obatan tertentu tidak boleh diabaikan. Beberapa jenis obat dapat memengaruhi tekanan darah atau sistem saraf, terutama jika dikonsumsi dalam jangka panjang, sehingga keluhan pusing saat berdiri dapat muncul secara berulang.
Selain itu, kelelahan dan kurang istirahat membuat tubuh kurang sigap dalam merespons perubahan posisi. Sistem saraf menjadi lambat mengatur tekanan darah sehingga pusing lebih mudah terjadi.
Dalam beberapa kasus, pusing saat berdiri juga berkaitan dengan masalah kesehatan yang mendasari, seperti anemia, gangguan jantung, diabetes, atau gangguan saraf. Jika keluhan terjadi terus-menerus, kondisi ini tidak boleh dianggap ringan.
BACA JUGA:Wali Kota Eva Dwiana Minta Perusahaan di Bandar Lampung Patuhi UMK 2026
Cara Efektif Mencegah Pusing Saat Berdiri
Langkah paling sederhana adalah membiasakan diri berubah posisi secara bertahap.
Saat bangun dari tidur atau duduk lama, duduklah sejenak sebelum berdiri agar tubuh memiliki waktu menyesuaikan tekanan darah.
Menjaga kecukupan cairan tubuh juga sangat penting. Konsumsi air putih yang cukup setiap hari membantu menjaga volume darah tetap stabil dan mencegah penurunan tekanan darah mendadak.
BACA JUGA:Harga Cabai Rawit di Bandar Lampung Masih Tinggi, Disdag Pastikan Stok Tetap Aman
Pola makan seimbang dengan asupan protein, vitamin, dan mineral yang cukup dapat membantu menjaga stamina tubuh serta kelancaran aliran darah ke otak.
Menghindari berdiri terlalu lama tanpa gerak juga dianjurkan. Posisi berdiri yang terlalu lama dapat menyebabkan darah menumpuk di kaki, sehingga sesekali menggerakkan tubuh atau duduk sejenak dapat membantu melancarkan sirkulasi.
Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki atau peregangan rutin dapat melatih sistem peredaran darah agar lebih responsif terhadap perubahan posisi tubuh.
Yang tidak kalah penting, kenali batas kemampuan tubuh. Saat merasa sangat lelah atau kurang sehat, sebaiknya hindari bergerak secara tiba-tiba dan berikan tubuh waktu untuk beristirahat.
BACA JUGA:Olahraga Aman untuk Saraf Kejepit yang Bisa Redakan Nyeri
Kapan Perlu Memeriksakan Diri?