5. Cemas
Kecemasan seringkali mirip dengan rasa takut, tetapi lebih banyak terkait dengan kekhawatiran terhadap hal-hal yang belum terjadi. Cemas dalam kadar ringan bisa membuat kita lebih berhati-hati. Namun, jika berlebihan, kecemasan dapat mengganggu pikiran, menurunkan konsentrasi, bahkan memengaruhi kesehatan fisik seperti menimbulkan sakit kepala atau gangguan tidur.
6. Terkejut
Perasaan terkejut timbul ketika kita menghadapi sesuatu yang tidak terduga. Reaksi ini bisa bersifat positif, seperti saat mendapat kabar gembira, maupun negatif, misalnya saat mengalami peristiwa yang mengejutkan secara mendadak. Terkejut biasanya hanya berlangsung sesaat, tetapi dapat memicu emosi lain setelahnya, tergantung pada konteks yang terjadi.
BACA JUGA:Hypophrenia: Ketika Kesedihan Datang Tanpa Sebab yang Jelas
7. Jijik
Jijik adalah perasaan tidak nyaman yang muncul sebagai reaksi terhadap sesuatu yang dianggap kotor, berbahaya, atau tidak menyenangkan. Fungsi utama emosi ini adalah melindungi tubuh dari hal-hal yang berpotensi merugikan kesehatan, misalnya makanan basi atau lingkungan yang tidak higienis.
8. Bangga
Rasa bangga hadir ketika kita berhasil meraih sesuatu atau menyaksikan keberhasilan orang terdekat. Emosi ini menumbuhkan rasa percaya diri, mendorong kita untuk terus berusaha, serta menjadi sumber motivasi untuk meraih pencapaian berikutnya. Namun, rasa bangga juga perlu dijaga agar tidak berubah menjadi kesombongan.
BACA JUGA: Mitos atau Fakta? Telur Setengah Mateng Obat Darah Rendah, Begini Penjelasannya
9. Malu
Malu timbul ketika kita merasa tidak sesuai dengan standar atau norma sosial yang berlaku. Emosi ini sering muncul setelah melakukan kesalahan atau ketika menjadi pusat perhatian secara negatif. Dalam kadar wajar, rasa malu dapat membantu kita memperbaiki diri. Tetapi, jika terlalu kuat, perasaan ini bisa menurunkan harga diri dan menghambat interaksi sosial.
10. Cinta dan Kasih Sayang
Cinta adalah salah satu emosi paling kompleks karena melibatkan perasaan keterikatan, kepedulian, dan perhatian mendalam terhadap orang lain. Kasih sayang memberikan rasa aman, mempererat hubungan, dan mendukung kesehatan emosional. Emosi ini juga menjadi dasar dari hubungan sosial yang harmonis, baik dalam keluarga, persahabatan, maupun pasangan.
BACA JUGA: Sup Buah Pir untuk Batuk Pilek, Begini Cara Buatnya
Mengapa Penting Mengenali Emosi?