Seni dan Arsitektur Turki: Jejak Keindahan Islam dari Masa Utsmaniyah
Turki memiliki berbagai museum seni dan galeri yang menampilkan karya dari berbagai periode sejarah, mulai dari seni klasik Islam hingga seni kontemporer. - Foto Instagram@poer_wantini--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Seni dan arsitektur Turki merupakan hasil perpaduan panjang antara tradisi lokal Anatolia, pengaruh Bizantium, serta nilai-nilai seni Islam yang berkembang pesat sejak masa Kesultanan Utsmaniyah.
Perpaduan ini melahirkan gaya visual yang khas, elegan, dan sarat makna spiritual. Dalam konteks dunia Islam, Turki menempati posisi penting sebagai pusat perkembangan arsitektur masjid dan seni hias religius.
Salah satu karya arsitektur Islam paling terkenal di Turki adalah Masjid Sultan Ahmed, yang lebih dikenal dengan sebutan Blue Mosque. Masjid ini dibangun pada awal abad ke-17 di Istanbul dan menjadi simbol kejayaan arsitektur Utsmaniyah.
Julukan “Masjid Biru” berasal dari ribuan ubin keramik berwarna biru yang menghiasi bagian interiornya. Struktur bangunannya menampilkan kubah besar yang dikelilingi oleh beberapa kubah kecil, menciptakan kesan megah sekaligus harmonis.
BACA JUGA:Alasan Sebenarnya Britney Spears Memutuskan Tak Akan Tampil di Amerika Serikat Lagi
Enam menara yang menjulang tinggi juga menjadi ciri khas masjid ini, sekaligus menunjukkan kekuatan politik dan religius pada masanya.
Selain Blue Mosque, Turki juga memiliki banyak bangunan bersejarah lain yang mencerminkan keindahan arsitektur Islam, seperti Masjid Süleymaniye dan Masjid Selimiye.
Bangunan-bangunan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan budaya masyarakat.
Tata ruang yang luas, penggunaan cahaya alami, serta keseimbangan antara fungsi dan estetika menjadi ciri utama arsitektur Islam di Turki.
BACA JUGA:Wardatina Mawa Ajukan Syarat Jika Insanul Fahmi dan Inara Rusli Ingin Berdamai
Dalam bidang seni rupa, kaligrafi Islam memiliki posisi yang sangat penting. Seni menulis ayat-ayat Al-Qur’an dengan gaya artistik berkembang pesat dan dianggap sebagai bentuk ibadah visual.
Kaligrafi Turki dikenal halus, proporsional, dan penuh kedalaman makna. Karya-karya kaligrafi ini banyak ditemukan menghiasi dinding masjid, mihrab, kubah, hingga manuskrip kuno.
Selain kaligrafi, seni ornamen geometris dan motif floral juga sering digunakan sebagai hiasan, mencerminkan konsep keindahan tanpa menggambarkan makhluk hidup secara realistis.
Perkembangan seni dan arsitektur Turki tidak berhenti pada masa lalu. Hingga kini, Turki memiliki berbagai museum seni dan galeri yang menampilkan karya dari berbagai periode sejarah, mulai dari seni klasik Islam hingga seni kontemporer.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




