Hindari makanan asam, pedas, dan berminyak agar tidak memperparah iritasi. Tetap jaga asupan nutrisi seimbang agar daya tahan tubuh tetap kuat.
BACA JUGA:Cara Cepat Meningkatkan Kadar Darah: Panduan Alami dan Medis
4. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
Dehidrasi dapat memperlambat pemulihan gondongan. Pastikan anak minum air putih cukup setiap hari.
Alternatif lainnya bisa berupa jus buah yang tidak asam, kaldu hangat, atau teh herbal ringan untuk menenangkan tenggorokan.
Cairan yang cukup juga membantu menurunkan demam.
BACA JUGA:Ikan Sapu-Sapu Ternyata Bisa Jadi Sumber Nutrisi, Tapi Ini Syaratnya
5. Gunakan Obat Pereda Nyeri Sesuai Anjuran Dokter
Jika anak demam tinggi atau merasa sangat nyeri, dokter biasanya merekomendasikan paracetamol atau ibuprofen sesuai dosis.
Jangan berikan obat sembarangan tanpa petunjuk dokter karena dapat menimbulkan efek samping berbahaya.
BACA JUGA:Obat Jamur Lidah Bayi di Apotek: Pilihan Aman dan Cara Perawatan
6. Kurangi Risiko Penularan Gondongan
Gondongan sangat mudah menular melalui air liur saat batuk, bersin, atau berbagi alat makan.
Karena itu, anak sebaiknya tetap di rumah sekitar 5 hari sejak munculnya pembengkakan.
Ajarkan anak untuk menutup mulut saat batuk/bersin dan gunakan peralatan makan terpisah.
BACA JUGA:Obat Kutu Rambut Alami yang Efektif dan Aman untuk Semua Usia
7. Waspadai Gejala yang Membahayakan
Segera bawa anak ke fasilitas kesehatan bila muncul gejala serius seperti:
- Demam tinggi yang tidak kunjung turun.
- Sakit kepala hebat disertai kaku leher.
- Mual dan muntah terus-menerus.
- Pembengkakan pada testis anak laki-laki yang terasa nyeri.
BACA JUGA:Vitamin dan Nutrisi Terbaik untuk Tulang Kuat dan Sendi Lentur
Pencegahan Gondongan pada Anak
Cara terbaik untuk mencegah gondongan adalah melalui imunisasi MMR (Measles, Mumps, Rubella) yang diberikan pada usia 15 bulan dan diulang saat 5–6 tahun.