Upacara Adat Dongdang Masyarakat Sunda di Banten

Jumat 29-08-2025,16:12 WIB
Reporter : Romdani
Editor : Budi Setiawan

Arak-arakan diawali dengan barisan dongdang di depan, lalu diikuti oleh para dayang yang mengenakan pakaian adat Sunda. Di belakangnya, barisan pemain angklung buhun menambah suasana semakin sakral dan meriah. 

Tidak ketinggalan, bunyi rengkong—alat musik dari bambu—juga mengiringi langkah para peserta. Denting musik tradisional itu menjadi simbol kegembiraan masyarakat dalam merayakan hasil panen.

Setelah arak-arakan selesai, dongdang dibawa menuju leuit kasepuhan atau lumbung adat. Di sinilah padi yang dibawa akan disimpan dengan penuh penghormatan. 

Proses penyimpanan padi dilakukan sambil diiringi alunan kecapi dan lantunan syair puji-pujian. Syair tersebut biasanya berisi cerita tentang pentingnya padi bagi kehidupan, serta doa agar hasil bumi selalu melimpah.

BACA JUGA:Panduan Lengkap Ajukan Pinjaman KUR BRI 2025 Rp20 Juta Tenor Panjang

Kesenian yang Menyertai Dongdang

Upacara Dongdang tidak bisa dipisahkan dari kesenian tradisional Sunda. Angklung buhun, rengkong, dan kecapi menjadi unsur penting dalam acara ini. 

Musik tradisional bukan hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sarana untuk memperkuat nuansa spiritual.

Selain musik, dekorasi dongdang juga sarat nilai estetika. Bunga warna-warni, anyaman janur, dan tusukan uang logam yang menghiasi padi memperlihatkan kreativitas sekaligus semangat kebersamaan warga. Semuanya berpadu menjadi pertunjukan budaya yang penuh makna.

BACA JUGA:Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2025

Nilai Sosial dan Budaya

Salah satu keistimewaan upacara Dongdang adalah adanya semangat gotong royong. Seluruh warga terlibat, mulai dari menyiapkan dongdang, mengatur barisan arak-arakan, hingga menjamu tamu yang hadir. Tradisi ini mempererat ikatan sosial dan menumbuhkan rasa kebersamaan antarwarga.

Selain itu, Dongdang juga berfungsi sebagai media pendidikan budaya. Anak-anak dan generasi muda yang ikut serta dalam upacara belajar mengenal warisan leluhur.

Dengan begitu, mereka tidak kehilangan identitas budaya meskipun hidup di era modern.

BACA JUGA:Rekomendasi Jam Tangan Olahraga Untuk Wanita Tetap Tampil Cantik dan Stylish

Kaitan dengan Seren Taun

Kategori :