Nyeri di Belakang Kepala; Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya

Senin 25-08-2025,17:49 WIB
Reporter : Apriyanti
Editor : Budi Setiawan

4. Neuralgia Oksipital

Neuralgia oksipital adalah kondisi ketika saraf oksipital, yaitu saraf yang memanjang dari tulang belakang bagian atas menuju kulit kepala, mengalami iritasi atau peradangan. Gejalanya khas, berupa nyeri tajam seperti tersengat listrik atau ditusuk jarum, yang muncul mendadak di area belakang kepala.

5. Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Lonjakan tekanan darah bisa menimbulkan sakit kepala, terutama di bagian belakang. Walaupun tidak semua penderita hipertensi merasakan nyeri kepala, kondisi ini tetap harus diperhatikan karena berisiko memicu komplikasi berbahaya seperti stroke.

BACA JUGA:Pemprov Lampung Tertibkan Aset Kendaraan Dinas, Tegaskan Transparansi dan Akuntabilitas

6. Gangguan Tidur

Kurang tidur, insomnia, atau tidur dengan posisi yang salah dapat membuat otot leher kaku dan memperburuk aliran darah, sehingga menimbulkan rasa sakit di belakang kepala.

7. Gaya Hidup Tidak Sehat

Kebiasaan merokok, sering mengonsumsi alkohol, dehidrasi, jarang bergerak, hingga pola makan yang buruk dapat menjadi pemicu nyeri kepala berulang. Faktor ini sering kali tampak sepele, namun memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan secara keseluruhan.

BACA JUGA:Upacara Adat di Banten yang Unik dan Sarat Makna

Cara Mengatasi Nyeri di Belakang Kepala

Penanganan nyeri kepala bagian belakang sangat bergantung pada penyebab utamanya. Namun, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk meredakan gejala sekaligus mencegah kekambuhan:

1. Menjaga Postur Tubuh

Pastikan posisi duduk maupun berdiri selalu tegak. Gunakan kursi dengan sandaran yang menopang punggung, terutama bila bekerja di depan komputer. Usahakan untuk bangun dan melakukan peregangan setiap 30–60 menit agar otot tidak kaku.

BACA JUGA:Lima Cara Mengolah Daun Kelor untuk Memaksimalkan Khasiatnya

2. Menggunakan Kompres Hangat atau Dingin

Kategori :