Nyeri di Belakang Kepala; Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya

Senin 25-08-2025,17:49 WIB
Reporter : Apriyanti
Editor : Budi Setiawan

Kompres hangat bermanfaat untuk merilekskan otot yang tegang.

Kompres dingin bisa membantu mengurangi peradangan serta menenangkan saraf yang teriritasi.

3. Mengelola Stres dengan Baik

Stres merupakan salah satu pemicu utama sakit kepala. Teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, latihan pernapasan dalam, atau sekadar melakukan hobi yang menyenangkan dapat menurunkan tingkat stres dan mencegah sakit kepala kambuh.

BACA JUGA:Festival Pesona Selat Lembeh, Perayaan Bahari dan Budaya di Bitung

4. Rutin Berolahraga

Aktivitas fisik teratur, misalnya jalan kaki, jogging ringan, berenang, atau yoga, mampu melancarkan sirkulasi darah dan memperkuat otot leher serta bahu. Hal ini sangat bermanfaat untuk mengurangi risiko nyeri di belakang kepala.

5. Tidur yang Cukup dan Berkualitas

Tidur ideal bagi orang dewasa adalah 7–8 jam per malam. Hindari begadang, gunakan bantal yang menopang leher dengan baik, serta ciptakan suasana kamar tidur yang nyaman agar kualitas tidur meningkat.

BACA JUGA:Waktu Tepat Minum Kopi untuk Menjaga Kesehatan Jantung

6. Menghindari Faktor Pemicu

Amati makanan atau kebiasaan yang sering memicu sakit kepala, misalnya konsumsi kafein berlebihan, makanan tinggi MSG, atau minuman beralkohol. Dengan mencatat pola sakit kepala, Anda bisa lebih mudah menghindari faktor pemicunya.

7. Mengonsumsi Obat dengan Bijak

Jika rasa sakit tidak tertahankan, obat pereda nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen dapat digunakan. Namun, penggunaan obat sebaiknya hanya sementara dan tidak berlebihan. Untuk penggunaan jangka panjang, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

BACA JUGA:Angsuran KUR BRI Mulai Rp20 Ribu, UMKM Bisa Berkembang

8. Konsultasi Medis

Kategori :