8 Tips Perawatan Rutin Mobil Listrik agar Tetap Prima dan Tahan Lama

Jumat 08-08-2025,11:04 WIB
Reporter : Mujitahidin
Editor : Budi Setiawan

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Seiring meningkatnya popularitas kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia, pemilik mobil listrik perlu memahami pentingnya perawatan berkala. 

Meskipun mobil listrik dikenal minim perawatan dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil, tetap ada sejumlah aspek penting yang harus diperhatikan untuk menjaga performa, efisiensi, dan umur panjang kendaraan.

Berikut delapan jenis perawatan mobil listrik yang sebaiknya dilakukan secara rutin:

BACA JUGA:Deretan Truk dan Kendaraan Komersial CBU Masuk Indonesia, dari China hingga Eropa

1. Pantau Kondisi dan Kesehatan Baterai

Baterai merupakan salah satu komponen paling vital pada mobil listrik bahkan dapat diibaratkan sebagai jantung kendaraan. Pemeriksaan rutin terhadap kapasitas baterai, suhu operasional, serta kondisi sel sangat penting untuk mencegah penurunan performa.

Tips penting:

  • Hindari sering mengecas baterai hingga 100%. Idealnya, isi daya hingga 80–90% saja untuk memperlambat degradasi.
  • Jangan biarkan baterai terkuras habis (0%), karena dapat merusak struktur internalnya.
  • Gunakan fitur manajemen baterai yang tersedia untuk pemantauan secara digital.

BACA JUGA:Benelli TRK 251: Petualangan Kompak Bergaya Premium

2. Cek Sistem Pendingin Baterai dan Motor Listrik

Suhu berlebih (overheating) adalah musuh utama baterai dan motor listrik. Untuk itu, sistem pendingin seperti radiator, selang cairan pendingin, dan kipas harus diperiksa secara berkala.

Pendingin yang tidak optimal bisa menyebabkan kerusakan serius dan penurunan efisiensi kendaraan.

Gunakan cairan pendingin yang direkomendasikan pabrikan, dan pastikan tidak ada kebocoran.

BACA JUGA:CFMoto 450 MT: Petualang Modern Bermesin Ringkas, Siap Taklukkan Segala Medan

3. Pemeriksaan Menyeluruh Sistem Kelistrikan

Mobil listrik ternyata memiliki sistem kelistrikan yang jauh lebih kompleks daripada mobil konvensional. Mulai dari kabel, konektor, modul kontrol, hingga port pengisian daya perlu dicek secara teratur.

Kategori :