3. Air Lemon Hangat
Segelas air hangat yang diberi perasan lemon dapat membantu meningkatkan sistem imun sekaligus menstimulasi metabolisme.
Vitamin C yang tinggi dalam lemon juga berperan sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Air lemon tanpa gula dapat membantu memperlambat penyerapan karbohidrat dari makanan dan membantu mengatur kadar gula darah.
BACA JUGA:Fortuner Sasa Chalim Seruduk Motor Pasutri Lansia di Lampung Timur, 1 Orang Meninggal Dunia
4. Air Rendaman Kayu Manis (Infused Water)
Kayu manis memiliki efek hipoglikemik, yaitu membantu menurunkan kadar gula dalam darah.
Senyawa aktif di dalamnya seperti cinnamaldehyde berfungsi meningkatkan kinerja insulin dan memperlambat proses pengosongan lambung, sehingga glukosa tidak langsung melonjak.
Cukup rendam satu batang kayu manis dalam air semalaman dan minum keesokan paginya secara rutin.
BACA JUGA:Alexandre Christie Chronograph: Sporty dan Maskulin, Cocok untuk Kegiatan Sehari-hari
5. Cuka Apel Dilarutkan dalam Air
Cuka apel mengandung asam asetat yang terbukti mampu menurunkan indeks glikemik makanan.
Bila dikonsumsi sebelum makan, minuman ini membantu memperlambat penyerapan gula di usus. Campurkan satu sendok makan cuka apel dengan segelas air, minum sebelum sarapan.
Namun, konsumsi harus dengan bijak dan tidak berlebihan agar tidak mengiritasi lambung.
BACA JUGA:Seiko 5 Sports Field Series Tampilkan Gaya Lapangan Dengan Desain Kokoh dan Tahan Lama
6. Teh Herbal: Jahe dan Kunyit