Motorik Kasar dan Halus Anak: Pondasi Utama Menuju Tumbuh Kembang Optimal

Motorik Kasar dan Halus Anak: Pondasi Utama Menuju Tumbuh Kembang Optimal

Motorik kasar dan motorik halus merupakan fondasi utama dalam tumbuh kembang anak yang memengaruhi kesehatan fisik, kecerdasan, kemandirian, serta kemampuan sosial. - Foto freepik--

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Perkembangan motorik anak merupakan indikator penting dalam menilai kualitas tumbuh kembang sejak usia dini.

Kemampuan anak dalam menggerakkan tubuh, mengontrol otot, serta berkoordinasi tidak hanya berpengaruh pada kesehatan fisik, tetapi juga berdampak besar terhadap kecerdasan, kemandirian, dan kemampuan bersosialisasi.

Dalam proses ini, motorik kasar dan motorik halus menjadi dua aspek utama yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan.

Perkembangan motorik yang optimal akan membantu anak menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih percaya diri sekaligus menjadi fondasi bagi kesiapan belajar dan perkembangan mental di masa mendatang.

BACA JUGA:Link DANA Kaget Hari Ini 18 Januari 2026, Jangan Sampai Telat

Memahami Perkembangan Motorik sebagai Dasar Kehidupan Anak

Motorik merupakan kemampuan tubuh dalam melakukan gerakan terkoordinasi melalui kerja sama antara sistem saraf, otot, dan otak. Perkembangan ini dimulai sejak bayi lahir dan terus mengalami kemajuan seiring bertambahnya usia anak.

Stimulasi yang tepat dan konsisten sesuai tahap perkembangan sangat berperan dalam membantu anak menguasai keterampilan gerak secara optimal.

Tanpa stimulasi yang memadai, perkembangan motorik berisiko berjalan lebih lambat dan memengaruhi aspek perkembangan lainnya.

BACA JUGA:Diduga Terjadi Penyelewengan LPG 3 Kg, Warung di Candimas Lampung Utara Disorot

Motorik Kasar dan Perannya dalam Aktivitas Fisik Anak

Motorik kasar berkaitan dengan kemampuan anak menggerakkan otot-otot besar tubuh, seperti lengan, kaki, punggung, dan otot inti. Kemampuan ini memungkinkan anak melakukan berbagai gerakan dasar yang melibatkan kekuatan, keseimbangan, serta koordinasi tubuh secara menyeluruh.

Aktivitas seperti tengkurap, duduk, berdiri, berjalan, berlari, melompat, memanjat, hingga bermain bola merupakan bagian dari perkembangan motorik kasar.

Melalui aktivitas tersebut, anak belajar mengenali tubuhnya, memahami ruang di sekitarnya, serta membangun rasa percaya diri dalam mengeksplorasi lingkungan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: