Melalui program Greenhouse Ketapang, lahan tidak produktif disulap menjadi sumber pangan yang menjanjikan.
Bahkan, pertanian kini tidak lagi sekadar aktivitas tradisional, melainkan telah menyatu dengan teknologi dan inovasi modern yang mendukung ketahanan pangan desa.
Pengelolaan sampah juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah desa tengah mengembangkan sistem digital pengelolaan sampah agar pengunjung yang datang tidak meninggalkan jejak buruk bagi lingkungan.
Tujuannya sederhana namun kuat: menyelesaikan persoalan sampah dalam satu hari.
BACA JUGA:5 Nasabah BRI Bawa Pulang BMW dari BRImo FSTVL 2024
Hargobinangun kini juga menjalankan konsep smart village – sebuah langkah strategis dalam memodernisasi layanan publik di desa.
Mulai dari digitalisasi layanan administrasi, transparansi anggaran, hingga sistem informasi wisata berbasis aplikasi, semuanya dilakukan demi efisiensi dan pelayanan optimal.
Keseriusan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Tahun 2023, Hargobinangun sukses masuk dalam 40 besar program Desa BRILiaN secara nasional.
BRI pun memberikan berbagai bentuk pendampingan manajemen, pengembangan kelembagaan, hingga pelatihan pemasaran digital untuk UMKM.
BACA JUGA:Jaga Laut Nusantara, BRI Tanam Ribuan Karang di Kapoposang
Menurut Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, program Desa BRILiaN bukan hanya tentang bantuan, melainkan tentang mendorong desa-desa untuk maju dengan kekuatan mereka sendiri.
“Program ini adalah komitmen BRI untuk meningkatkan nilai ekonomi dan sosial masyarakat desa. Kami ingin kisah seperti Hargobinangun menjadi inspirasi bagi desa lain di Indonesia,” ujarnya.
Dari Hargobinangun kita belajar bahwa desa bukan entitas yang tertinggal, tapi justru memiliki potensi besar jika dikelola dengan pendekatan kolaboratif dan partisipatif.
Apa yang dilakukan oleh warga dan pemerintah desa bukan hanya sekadar pembangunan, tetapi sebuah gerakan sosial yang mampu mengubah wajah desa menjadi lebih modern, mandiri, dan membanggakan.
BACA JUGA:Alfamart Resmi Kuasai Lawson Indonesia Lewat Transaksi Rp200 Miliar
Dengan keberhasilan menggabungkan pariwisata alam, pertanian modern, dan digitalisasi layanan, Desa Hargobinangun telah membuktikan bahwa perubahan itu mungkin, asal dilakukan dengan konsisten dan melibatkan semua elemen masyarakat.