Gurita: Makhluk Laut Supercerdas
Meski hidup di laut, gurita adalah salah satu makhluk paling cerdas di dunia. Mereka mampu mengenali objek, membersihkan sarang, bahkan menggunakan cangkang sebagai perlindungan. Di perairan Australia, bahkan ditemukan komunitas gurita yang dijuluki “Octlantis”.
Namun, ada kendala besar: gurita memiliki tubuh yang disesuaikan dengan kehidupan laut.
Darah mereka yang berbasis tembaga kurang efisien dalam mengangkut oksigen di daratan. Meski cerdas, gurita mungkin tidak dapat menggantikan manusia secara penuh.
BACA JUGA:Asal-Usul Emas dan Logam Berat: Terungkap dari Ledakan Magnetar
Serangga Sosial: Penguasa Ekosistem Sejati?
Menurut pakar kecerdasan cephalopoda Jennifer Mather, serangga sosial seperti semut dan rayap adalah kandidat kuat sebagai penguasa baru Bumi. Mereka telah ada sejak 480 juta tahun lalu dan berhasil bertahan di hampir semua habitat di planet ini.
Struktur sosial koloni mereka sangat kompleks: mereka bisa membangun sarang besar, bercocok tanam jamur, dan berkomunikasi melalui getaran. Bahkan, penelitian menyebutkan bahwa rayap memiliki kemampuan komunikasi jarak jauh yang sangat efisien.
Dengan daya adaptasi tinggi dan struktur sosial yang kuat, bukan tidak mungkin mereka menjadi makhluk dominan jika manusia lenyap.
BACA JUGA:Afrika Timur Retak: Awal Mula Lahirnya Samudra Baru
Evolusi: Misteri yang Tak Terduga
Semua kemungkinan ini tentu hanya sebatas spekulasi. Seperti yang dikatakan oleh Reiskind, semakin jauh kita menebak masa depan, semakin kecil kemungkinan kita benar. Evolusi bukan proses linier. Ia penuh kejutan, mutasi acak, dan peristiwa tak terduga yang bisa mengubah arah kehidupan.
Meskipun mungkin ada spesies lain yang suatu hari nanti mengembangkan kecerdasan setara manusia, proses tersebut akan memakan jutaan tahun dan membutuhkan tekanan seleksi yang sangat spesifik.
Seperti yang diungkapkan oleh Dougal Dixon, penulis buku After Man, “Saya rasa alam tidak akan mengulangi kesalahan yang sama dua kali.”