200 Makanan Tradisional Indonesia dan Asal Daerahnya: Warisan Rasa Nusantara

Sabtu 26-04-2025,19:02 WIB
Reporter : Linda Kurniati
Editor : Budi Setiawan

• Soto Bandung: Sup bening berisi daging sapi, lobak, dan kacang kedelai goreng.

BACA JUGA:Demi Moore Dinobatkan Sebagai Wanita Tercantik 2025, Ini 9 Transformasi Gaya Rambut Paling Ikoniknya

11. Jawa Tengah

• Gudeg: Nangka muda dimasak lama dengan santan dan gula merah, menghasilkan rasa manis khas Yogyakarta.

• Soto Kudus: Soto berkuah bening dengan isian ayam suwir dan tauge, disajikan dalam mangkuk kecil.

• Tahu Gimbal: Tahu goreng, lontong, dan udang goreng tepung (gimbal), dilumuri saus kacang.

BACA JUGA:Misteri Terpecahkan: Lubang Hitam 'Jomblo' Pertama Ditemukan Mengembara di Alam Semesta

12. DI Yogyakarta

• Buntil: Parutan kelapa dan teri dibungkus daun singkong, dimasak dalam kuah santan berbumbu.

• Oseng Mercon: Tumisan daging atau jeroan sapi yang dimasak dengan cabai sangat banyak, terkenal pedas ekstrem.

• Nasi Kucing: Porsi kecil nasi dengan sambal, teri, dan lauk sederhana, populer di angkringan.

BACA JUGA:Paula Verhoeven Gugat Penyebar Hoaks HIV Demi Masa Depan Anak

13. Jawa Timur

• Rawon: Sup daging sapi berkuah hitam dari kluwek, disajikan dengan nasi dan sambal.

• Rujak Cingur: Campuran buah dan sayur dengan irisan mulut sapi (cingur), disiram bumbu petis khas.

• Lontong Balap: Lontong dengan tauge, lentho, dan kuah gurih, khas Surabaya.

Kategori :