Tari Dampeng: Warisan Budaya dari Aceh Singkil
Tari Dampeng dan berbagai bentuk seni budaya dari Aceh Singkil adalah warisan yang sangat berharga. Foto: Instagram@arpiandibarus--
BACA JUGA:Ngumbai Atakh: Warisan Doa dan Kebersamaan dari Pesisir Barat Lampung
Alat musik seperti gendang, rebana, dan alat petik lokal digunakan untuk mengiringi tarian maupun ritual adat.
Alunan musik ini turut memperkuat suasana dan menjadi bagian penting dalam penyampaian pesan budaya.
Salah satu ciri khas musik tradisional Aceh Singkil adalah perpaduan irama yang dinamis dengan pola pukulan yang berulang.
Musik ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai pengikat emosional antaranggota masyarakat.
BACA JUGA:Sekapur Sirih: Tarian Tradisional dari Aceh Tamiang
Tidak hanya pada bidang tari dan musik, seni budaya Aceh Singkil juga tercermin dalam hasil kerajinan, salah satunya adalah kain kasab.
Kain ini dibuat dengan menyulam benang emas atau perak di atas kain polos, menghasilkan motif yang indah dan berkelas.
Kain kasab sering dikenakan dalam upacara resmi atau sebagai pelengkap busana adat. Proses pembuatannya membutuhkan ketelitian dan kesabaran tinggi.
Setiap motif memiliki makna tertentu yang mencerminkan harapan, nilai-nilai kehidupan, dan keindahan alam sekitar.
BACA JUGA:7 Hasil Kerajinan Seni Kriya Aceh
Kerajinan kain ini biasanya diwariskan secara turun-temurun.
Keahlian menyulam diajarkan sejak usia muda, menjadikan kegiatan ini sebagai sarana pelestarian budaya sekaligus sumber penghidupan bagi para pengrajin lokal.
Seni budaya seperti Tari Dampeng dan kerajinan kain kasab bukan sekadar bentuk ekspresi, melainkan juga menjadi penanda identitas suatu daerah.
Masyarakat Aceh Singkil memelihara budaya tersebut sebagai warisan dari leluhur sehingga membentuk karakter mereka.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




