India Berhenti Ekspor Beras ke Indonesia, Bapanas Pastikan Stok Beras di Tanah Air Aman

India Berhenti Ekspor Beras ke Indonesia, Bapanas Pastikan Stok Beras di Tanah Air Aman

--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Walaupun India memberhentikan ekspor beras ke Indonesia, Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan, akan tetap mendapatkan jatah impor dari negara tersebut.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Budi Santoso mengatakan Indonesia bakal mengimpor sebanyak 1 juta ton tahun ini dari India.

"Meskipun sudah di stop, tapi kan kita sudah ada MoU-nya. Kalo sudah kesepakatan ya enggak ada masalah," Ungkapan Minggu, (30/7).

Seperti yang diketahui, menjelang puncak cuaca ekstrem El Nino. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan telah menjalin kesepakatan dengan India untuk pengadaan stok beras. Komitmen tersebut dijalani demi mengamankan stok beras di dalam negeri.

BACA JUGA:Tiga Pelaku Kasus Narkoba Diamankan di Kos-kosan Wilayah Tulang Bawang Barat

Budi mengatakan India merupakan salah satu negara sumber impor beras terbesar untuk Indonesia. Negara tersebut pun termasuk negara yang paling banyak menerima ekspor minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) dari Republik Indonesia (RI).

Sehingga kedua negara ini tetap berkomitmen melakukan keseimbangan perdagangan atau trade balance.

Sedangkan, Zulkifli Hasan menyebutkan, Badan Pangan Nasional atau Bappenas bersama Perum Bulog sedang merumuskan neraca pangan, termasuk beras. Keduanya tengah menghitung persediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan jumlah kebutuhan di dalam negeri.

Ia menambahkan, pemerintah akan kembali menyalurkan bantuan sosial atau bansos beras mulai dari Oktober hingga Desember tahun 2023 sebanyak Rp 8 triliun.

BACA JUGA:Jaringan Listrik Bawah Laut Rusak, Pemkab Pesisir Barat Tunggu PLN

Karena itu, pemerintah memutuskan untuk tetap mengimpor beras sebagai bantalan sosial dan antisipasi dari penurunan hasil produksi di dalam negeri.

Namun, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi berencana Indonesia tak akan mengimpor beras dari India. 

Tetapi, pemerintah India yang menawarkan dilakukannya trade balancing atau menyeimbangkan perdagangannya dengan negara Indonesia.

Menurutnya, malah India berharap Indonesia lebih banyak mengimpor komoditas dari negaranya. Dengan Tujuan, agar mendapat ekspor CPO dengan jumlah yang jauh lebih banyak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: