Dibegal, Nakes Puskesmas Fajar Bulan Alami Luka Bacok

Dibegal, Nakes Puskesmas Fajar Bulan Alami Luka Bacok

Ilustrasi--

LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID - Aksi kejahatan di seputaran Kabupaten Lampung Barat semakin sadis. Baru-baru ini Siti Rukmina Sari (24) Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bekerja di Puskesmas Fajar Bulan, Kecamatan Way Tenong, jadi korban begal. Dengan mengalami luka bacok bagian tangan dan luka pada pelipis kiri akibat dilempar batu.

Berdasarkan informasi dari Kepala Puskesmas Fajar Bulan Minarni, S.K.M, M.Kes., Siang Rabu (15/2), Siti yang merupakan warga Kelurahan Fajar Bulan tersebut ada di kantor BRI Fajar Bulan, secara bersamaan dirinya mendapat telepon dari salah satu rekannya di usaha Pulsa di Sanyir Pekon Padang Tambak. Yang meminta dirinya untuk datang mengambil uang pulsa. 

BACA JUGA:Dukung Pemerintah Tingkatkan Ketahanan Pangan, Koramil Kedaton Panen Raya Jagung

Saat kembali pulang tepatnya di jalan nasional Tegajul sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pekon Padang Tambak, ternyata dirinya dibuntuti oleh dua orang pria yang tidak dikenal menggunakan satu motor mendekatinya  langsung menyerempet dan melempar korban menggunakan batu hingga mengenai pelipis kirinya.

Lalu menarik tas berisikan uang Rp3 juta yang di selendangkan sembari membacok badannya dengan senjata tajam (sajam), beruntung Siti masih bisa mengelak dan menepis sajam. namun tangannya terluka.

BACA JUGA:Gubernur Arinal Raih Penghargaan KPPU Award

Akibat kejadian itu Siti mengalami luka bagian pelipis dan tangan serta harus mengikhlaskan uangnya tersebut dibawa kabur. 

"Hingga saat ini Siti masih merasa sok dan diberikan pengobatan di rumahnya," ungkap Minarni. 

BACA JUGA:Pasca Unjuk Rasa, Warga Portal Jalan Menuju Tambak Udang Way Jambu

Kapolsek Sumberjaya Kompol Ery Hafri, S.H., melalui Kapolsubsektor Way Tenong Aiptu Mukminin, menyampaikan perihal kejadian itu keluarga korban telah memberikan laporan secara lisan. 

Jajaran Unit Reskrim Polsek Sumberjaya juga tengah melakukan penyelidikan pelaku.*

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: