Ditipu Rekanan hingga Merugi Ratusan Juta Rupiah, Pengusaha Kayu Lapor Polisi

Ditipu Rekanan hingga Merugi Ratusan Juta Rupiah, Pengusaha Kayu Lapor Polisi

--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Merasa ditipu hingga merugi ratusan juta rupiah, AK (43) pengusaha panglong kayu melaporkan AM, pengusaha ayam di Dusun Damaijaya, Desa Wawasan, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Lampung Selatan. 

Korban melaporkan orang yang sempat dipercayainya tersebut ke Mapolda Lampung.

Laporan AK yang merupakan warga Kemiling, Kota Bandarampung tersebut tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor: STTLP/B/911/VIII/2022/SPKT/Polda Lampung dengan terlapor AM, pengusaha ayam. 

Kepada Polisi AK menjelaskan tentang peristiwa dugaan Pidana UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 372 ATAU Pasal 378, yang dilakukan oleh terlapor terjadi pada pada Rabu 2 Februari 2022 sekitar pukul 08.00 WIB dilokasi panglong miliknya Jalan Lintas Barat , Dusun Kejadian Kurungan Nyawa, Gedung Taataan, Kabupaten Pesawaran. 

BACA JUGA:Wagub Nunik Senam Bersama di Lambar

Kejadian dugaan penipuan tersebut bermula ketika terlapor AM selaku orang kepercayaan pengusaha ayam, melakukan transaksi yakni membeli kayu kepada AK. semula AK tidak merasa curiga dan semua transaksi berjalan baik. 

Berikutnya korban AK juga selalu memenuhi kebutuhan kayu yang diminta oleh terlapor AM, sehingga nilainya mencapai ratusan juta rupiah, namun ketika korban bermaksud meminta pembayaran kepada terlapor AM.

Kejanggalan mulai terlihat dengan selalu memberikan janji kepada korban dan bahkan korban sudah menyampaikan somasi juga tidak digubris oleh terlapor dan bahkan terlapor sudah tidak ada niat untuk menyelesaikan pembayaran kayu milik korban AK.

Kemudian AK juga berusaha mencari keberadaannya dengan mendatangi lokasi usaha ayam tersebut di Desa Wawasan. Tetapi terlapor tidak ada dan bahkan sudah diberhentikan oleh saudara Alex selaku pemilik kandang ayam tersebut. 

BACA JUGA:Geledah Gedung Rektorat Unila, KPK Amankan Ratusan Berkas SK

Sedangkan kayu-kayu sudah menjadi kandang dan sudah terisi ayam bertelur. 

"Bahkan ayam ayamnya sudah bertelur saat ini," kata AK, Selasa (23/8).

AK berharap, laporannya tersebut segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian sehingga ada jalan keluar atas kerugiannya tersebut.

 

"Berharap Laporan segera ditindak lanjuti dan saya meminta keadilan, juga supaya tidak terulang lagi dan memiliki efek jera," pungkasnya. (ded/mlo)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: