Mumi dalam Peradaban Mesir Kuno: Keyakinan, Proses, dan Makna Budaya

Mumi dalam Peradaban Mesir Kuno: Keyakinan, Proses, dan Makna Budaya

Mumi Ratu Tiye yang ditemukan di ruang sisi kedua makam Amenhotep II pada tahun 1898-Foto Egypt Museum-

BACA JUGA:Ikan Pari Masak Asap Santan: Perpaduan Aroma Asap dan Gurih Rempah Nusantara

Masyarakat biasa juga menjalani mumifikasi, meskipun dengan metode yang lebih sederhana dan biaya yang lebih terjangkau. 

Perbedaan status sosial tercermin dari kualitas bahan, kerumitan proses, serta kemewahan makam yang digunakan. 

Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap kehidupan setelah mati berlaku luas di seluruh lapisan masyarakat Mesir Kuno.

Seiring berjalannya waktu, teknik mumifikasi terus mengalami perubahan. Perkembangan ini dipengaruhi oleh perubahan dinasti, ajaran keagamaan, serta kemajuan pengetahuan medis dan kimia. 

BACA JUGA:5 Destinasi Wisata Ikonik Bali yang Wajib Masuk Daftar Liburan

Para ahli modern menemukan variasi teknik mumifikasi di berbagai periode, mulai dari yang sangat rapi hingga yang dilakukan secara kasar. 

Temuan-temuan ini membantu para arkeolog memahami dinamika sosial dan budaya Mesir Kuno secara lebih mendalam.

Hingga kini, mumi masih menjadi sumber pengetahuan penting bagi dunia modern. Melalui penelitian ilmiah, para ahli dapat mempelajari pola penyakit, usia harapan hidup, hingga kebiasaan makan masyarakat Mesir Kuno. 

Selain itu, mumi juga menjadi simbol betapa besarnya pengaruh kepercayaan spiritual dalam membentuk praktik budaya dan teknologi suatu peradaban.

BACA JUGA:Pesona Bengkulu: Menyusuri Pantai Eksotis, Jejak Kolonial, hingga Danau Sarat Legenda

Dengan demikian, mumi tidak hanya sekadar jasad yang diawetkan, melainkan cerminan pandangan hidup masyarakat Mesir Kuno tentang kematian, keabadian, dan hubungan manusia dengan dunia ilahi. 

Warisan ini menjadi bukti bahwa peradaban Mesir Kuno memiliki pemahaman yang mendalam tentang kehidupan dan kematian, yang terus menginspirasi dan dikaji hingga saat ini.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: