Patung Sphinx: Penjaga Abadi Peradaban Mesir Kuno
Menghadap matahari terbit, Sphinx melambangkan siklus kehidupan Mesir Kuno-Foto Freepik.com-
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Peradaban Mesir Kuno dikenal sebagai salah satu peradaban paling besar dan berpengaruh dalam sejarah manusia.
Selain piramida yang menjulang megah, terdapat satu peninggalan lain yang tak kalah terkenal, yaitu Patung Sphinx.
Patung ini telah menjadi simbol misteri, kekuatan, dan kebijaksanaan yang melekat kuat pada budaya Mesir Kuno hingga saat ini.
Sphinx merupakan patung monumental yang memiliki bentuk unik, yaitu tubuh singa dengan kepala manusia. Perpaduan dua unsur ini bukan dibuat tanpa makna.
BACA JUGA:Akses Mobil Segera Terbuka, Jembatan Beton Seranggas Ditarget Rampung Januari 2026
Bagi masyarakat Mesir Kuno, singa adalah lambang kekuatan, keberanian, dan ketangguhan, sementara kepala manusia melambangkan kecerdasan, kewibawaan, serta kepemimpinan.
Gabungan keduanya menciptakan figur ideal yang mencerminkan sosok Firaun sebagai pemimpin tertinggi yang memiliki kekuatan fisik dan kebijaksanaan spiritual.
Patung Sphinx yang paling terkenal berada di dataran Giza, tidak jauh dari kompleks piramida. Patung ini dikenal sebagai Sphinx Agung Giza dan diyakini dibangun pada masa pemerintahan Firaun Khafre sekitar 2.500 tahun sebelum Masehi.
Sphinx Agung memiliki ukuran yang sangat besar, dengan panjang puluhan meter dan tinggi yang setara bangunan bertingkat. Ukuran raksasa ini menunjukkan kehebatan teknik pahat dan kemampuan arsitektur bangsa Mesir Kuno.
BACA JUGA:Setahun, Dana CSR dari Seluruh Perusahaan di Lambar Hanya Terkumpul Rp1,55 Miliar
Dalam kehidupan keagamaan Mesir Kuno, Sphinx memiliki peran penting sebagai penjaga kawasan suci. Patung ini ditempatkan di sekitar makam atau kuil untuk melindungi tempat tersebut dari gangguan roh jahat dan ancaman yang dianggap dapat merusak kesucian area pemakaman.
Bagi orang Mesir Kuno, makam Firaun bukan sekadar tempat jasad disemayamkan, melainkan rumah bagi jiwa dalam perjalanan menuju kehidupan setelah mati.
Kepercayaan akan kehidupan setelah kematian sangat memengaruhi bentuk dan fungsi bangunan peninggalan Mesir Kuno. Oleh sebab itu, keberadaan Sphinx dianggap memiliki kekuatan spiritual untuk menjaga keseimbangan antara dunia manusia dan alam gaib.
Patung ini dipercaya mampu melindungi arwah Firaun agar dapat menjalani kehidupan abadi dengan tenang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




