Mumi dalam Peradaban Mesir Kuno: Keyakinan, Proses, dan Makna Budaya

Mumi dalam Peradaban Mesir Kuno: Keyakinan, Proses, dan Makna Budaya

Mumi Ratu Tiye yang ditemukan di ruang sisi kedua makam Amenhotep II pada tahun 1898-Foto Egypt Museum-

BACA JUGA:Gubernur Mirza Pastikan Jembatan Way Bungur Mulai Dibangun Bulan Ini

Organ-organ ini kemudian diawetkan secara terpisah dan disimpan dalam wadah khusus yang dikenal sebagai kanopik. 

Sementara itu, otak dikeluarkan melalui hidung menggunakan alat tertentu, karena dianggap tidak memiliki fungsi penting dalam kehidupan setelah mati. 

Jantung justru dibiarkan di dalam tubuh karena dipercaya sebagai pusat kesadaran dan penentu nasib seseorang di akhirat.

Setelah organ-organ dikeluarkan, tubuh jenazah dikeringkan menggunakan natron, yaitu campuran garam alami yang berfungsi menyerap cairan tubuh. 

BACA JUGA:Polres Lampung Utara Sosialisasikan Rekrutmen Polri 2026 di SMA Negeri 1 Abung Semuli

Proses pengeringan ini berlangsung selama puluhan hari hingga tubuh benar-benar kering dan tidak mudah rusak. 

Setelah itu, jenazah diolesi dengan minyak, resin, dan bahan aromatik untuk menjaga kelenturan kulit sekaligus mencegah pembusukan. 

Tubuh kemudian dibungkus dengan kain linen berlapis-lapis, disertai jimat dan simbol pelindung yang diyakini memiliki kekuatan magis.

Mumifikasi bukan sekadar proses fisik, tetapi juga ritual keagamaan yang sarat makna simbolis. 

BACA JUGA:Simulasi KUR BRI 2026 Mulai Rp10 Juta hingga Rp100 Juta, Cek Cicilan dan Skema Pengajuan Terbaru

Selama proses pembungkusan, doa dan mantra dibacakan untuk melindungi arwah dari bahaya di alam baka. 

Salah satu ritual penting adalah Upacara Pembukaan Mulut, yang bertujuan mengembalikan kemampuan berbicara, melihat, dan makan bagi almarhum di kehidupan selanjutnya. 

Ritual-ritual ini menunjukkan betapa eratnya hubungan antara agama dan praktik mumifikasi dalam budaya Mesir Kuno.

Menariknya, praktik mumifikasi tidak hanya dilakukan oleh kalangan kerajaan seperti firaun dan bangsawan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: