Mengenal Ictus Cordis Lebih Dalam: Denyut Jantung yang Terasa dari Dada dan Makna Klinisnya

Selasa 17-02-2026,11:43 WIB
Reporter : Apriyanti
Editor : Budi Setiawan

Peran Ictus Cordis dalam Pemeriksaan Medis

Dalam praktik klinis, dokter akan melakukan palpasi atau perabaan pada dada sebagai bagian dari pemeriksaan fisik jantung. Melalui ictus cordis, dokter dapat menilai posisi denyut apakah masih berada pada lokasi anatomis normal, luas area denyut, kekuatan impuls, serta durasi kontraksi yang terasa.

Perubahan pada karakteristik tersebut dapat menjadi petunjuk awal adanya pembesaran jantung, gangguan fungsi ventrikel kiri, atau peningkatan beban kerja jantung.

Meski demikian, temuan ini tetap harus dikonfirmasi dengan pemeriksaan penunjang untuk mendapatkan diagnosis yang akurat.

BACA JUGA:Begini Cara Membaca Hasil Lab Darah Secara Tepat dan Mendalam

Tanda Ictus Cordis yang Perlu Diwaspadai

Walaupun sering bersifat normal, ada kondisi tertentu yang perlu mendapat perhatian. Pergeseran letak ictus cordis ke arah lebih samping atau lebih bawah dari posisi normal dapat mengindikasikan pembesaran bilik kiri jantung.

Area denyut yang terasa lebih luas dari biasanya dapat mencerminkan pelebaran ruang jantung akibat tekanan atau beban kerja yang meningkat. Sementara itu, denyut yang terasa sangat kuat atau menghentak dapat terjadi pada tekanan darah tinggi, gangguan katup jantung, atau kondisi lain yang membuat jantung bekerja lebih keras.

Interpretasi terhadap perubahan tersebut tidak dapat berdiri sendiri. Pemeriksaan lanjutan seperti elektrokardiogram, rontgen dada, atau ekokardiografi diperlukan untuk memastikan penyebabnya secara pasti.

BACA JUGA:Talempong: Denting Logam Penjaga Irama Budaya Minangkabau

Faktor yang Mempengaruhi Terabanya Ictus Cordis

Tidak semua orang dapat merasakan ictus cordis dengan jelas. Ketebalan lemak dan otot dada, bentuk rongga dada, usia, kondisi paru-paru, hingga posisi tubuh saat pemeriksaan dapat memengaruhi seberapa jelas denyut tersebut teraba.

Pada individu dengan dinding dada lebih tebal atau otot dada yang berkembang, denyut mungkin sulit dirasakan meskipun fungsi jantung dalam keadaan normal.

Karena itu, tidak terabanya ictus cordis bukan berarti seseorang memiliki gangguan jantung.

BACA JUGA:Tari Indang Dindin Badindin, Warisan Dakwah Islam dari Pariaman

Gejala Penyerta yang Tidak Boleh Diabaikan

Kategori :