Empal Gepuk, Kuliner Khas Sunda dengan Rasa Manis-Gurih yang Melegenda

Jumat 13-02-2026,15:08 WIB
Reporter : Linda Kurniati
Editor : Budi Setiawan

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Empal gepuk merupakan hidangan daging sapi khas tanah Sunda yang terkenal dengan cita rasa manis dan gurih serta teksturnya yang empuk berserat. 

Istilah “gepuk” merujuk pada proses memukul atau menumbuk daging setelah direbus agar seratnya terbuka sehingga bumbu lebih mudah meresap. Kuliner tradisional ini sangat populer di wilayah Jawa Barat, khususnya di Bandung dan sekitarnya.

Sebagai lauk andalan dalam hidangan khas Sunda, empal gepuk kerap disajikan bersama nasi hangat, nasi timbel, atau nasi liwet. 

Rasa manis biasanya berasal dari gula merah, sementara santan dan racikan rempah menghadirkan sentuhan gurih yang khas dan menggugah selera.

BACA JUGA:Pasca Banjir, Polres Lampung Utara Bagi 58 Paket Sembako di Kota Alam

Asal-Usul dan Nilai Tradisi

Empal gepuk berkembang dari kebiasaan masyarakat Sunda dalam mengolah daging sapi agar lebih empuk dan tahan lama. 

Pada masa lalu, teknik merebus daging dalam waktu lama dengan bumbu rempah, lalu menggorengnya kembali, menjadi cara efektif untuk memperpanjang daya simpan sebelum adanya lemari pendingin.

Tak hanya menjadi menu harian keluarga, empal gepuk juga sering hadir dalam berbagai acara seperti hajatan, syukuran, hingga perayaan hari besar. Di sejumlah daerah, hidangan ini bahkan menjadi bagian dari paket nasi kotak khas Sunda yang banyak diminati.

BACA JUGA:Transaksi Ikan di Laut Lepas, Pendapatan Daerah Bandar Lampung Menguap

Ciri Khas Empal Gepuk

Ciri utama empal gepuk terletak pada teksturnya yang empuk namun tetap berserat lembut berkat proses pemukulan daging. Rasa manis-gurih menjadi karakter dominan, berbeda dengan empal dari daerah lain yang cenderung lebih asin atau pedas.

Aroma rempah seperti ketumbar, lengkuas, dan bawang putih terasa kuat dan menggoda. Setelah digoreng, bagian luarnya tampak sedikit kering dengan warna kecokelatan hasil karamelisasi gula merah. 

Tidak jarang empal gepuk juga ditaburi serundeng kelapa untuk menambah sensasi gurih dan tekstur renyah.

BACA JUGA:Libur Imlek 2026, Penumpang KA Rajabasa dan Kualastabas Meningkat Tajam

Kategori :