Mengenal Keunikan Rumah Adat Kampung Pulo dan Filosofi di Baliknya

Minggu 08-02-2026,15:33 WIB
Reporter : Romdani
Editor : Budi Setiawan

Rumah adat Kampung Pulo mengandung nilai filosofis yang mendalam. Konsep rumah panggung mencerminkan hubungan manusia dengan tiga unsur utama kehidupan, yaitu Tuhan, sesama manusia, dan alam. 

Bagian atap melambangkan hubungan manusia dengan Sang Pencipta, bagian tengah rumah melambangkan kehidupan sosial, sementara bagian bawah rumah melambangkan alam yang harus dijaga dan dihormati.

Kesederhanaan rumah adat juga mengajarkan masyarakat untuk hidup apa adanya, tidak serakah, dan senantiasa bersyukur. Penggunaan bahan-bahan alam menunjukkan sikap bijaksana masyarakat Kampung Pulo dalam memanfaatkan sumber daya tanpa merusak keseimbangan lingkungan.

BACA JUGA:Daftar Jam Tangan Seiko Terbaik Awal 2026 Lengkap dengan Harga

Fungsi Rumah dalam Kehidupan Sosial

Bagi masyarakat Kampung Pulo, rumah bukan sekadar tempat tinggal, melainkan pusat kehidupan keluarga dan adat. 

Di dalam rumah, nilai-nilai agama, etika, dan tradisi diwariskan secara turun-temurun. Musala yang berada di kawasan kampung berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus simbol persatuan warga.

Selain itu, masyarakat Kampung Pulo masih mematuhi berbagai larangan adat, seperti tidak mengadakan pesta besar, tidak menabuh gong, serta tidak memelihara hewan berkaki empat dalam jumlah banyak. Larangan tersebut bertujuan menjaga ketenangan, keharmonisan, dan kesederhanaan hidup masyarakat.

BACA JUGA:Rambut Rontok Terus? Ini Vitamin Penting yang Dibutuhkan Akar Rambut

Kampung Pulo sebagai Warisan Budaya

Saat ini, Kampung Pulo telah ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya dan menjadi salah satu destinasi wisata budaya di Jawa Barat. Wisatawan dapat menyaksikan langsung keunikan rumah adat, tata kehidupan masyarakat, serta nilai-nilai budaya Sunda yang masih terpelihara dengan baik.

Meski terbuka untuk umum, masyarakat Kampung Pulo tetap teguh menjaga adat istiadat dan tidak mengubah pola hidup mereka demi kepentingan pariwisata. 

Rumah adat Kampung Pulo menjadi simbol kearifan lokal masyarakat Sunda yang menjunjung tinggi kesederhanaan, kebersamaan, serta keharmonisan dengan alam dan Tuhan. Keberadaannya menjadi bukti bahwa tradisi leluhur tetap relevan dan dapat menjadi pedoman hidup lintas generasi.(*)

Kategori :