Meski adaptif, anak muda tetap menghadapi tantangan besar. Ketidakpastian pendapatan, tekanan sosial, serta tuntutan untuk selalu relevan kerap memicu kecemasan.
Persaingan tidak hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga dari talenta global. Hal ini memaksa anak muda untuk terus meningkatkan kualitas diri agar tidak tertinggal.
Namun di balik tantangan tersebut, terbuka peluang luas bagi mereka yang berani keluar dari pola lama dan menciptakan jalan sendiri.
Perubahan dunia kerja tidak bisa dihindari, tetapi bisa disikapi dengan kesiapan. Anak muda memiliki modal penting berupa kreativitas, kecepatan belajar, dan keberanian mencoba hal baru.
BACA JUGA:Saat Mesin Masuk Dunia Kerja, Kreativitas Jadi Pembeda
Masa depan kerja tidak lagi ditentukan oleh satu sistem baku, melainkan oleh kemampuan individu menyesuaikan diri dengan perubahan.
Dalam konteks ini, anak muda bukan sekadar objek perubahan, melainkan aktor utama yang membentuk wajah baru dunia kerja.
Di tengah dunia yang terus bergerak cepat, kemampuan beradaptasi menjadi keahlian paling berharga.
Dan generasi muda, dengan segala potensinya, sedang membuktikan bahwa mereka mampu bertahan, berkembang, bahkan memimpin perubahan tersebut.
BACA JUGA:Tabel Angsuran KUR BRI 2026, Simulasi Pinjaman Mulai Rp 10 Juta untuk Modal UMKM