Ketua DPW PKS Lampung Ungkap Peran Strategis Anak Muda dalam Politik
Ketua DPW PKS Lampung yang juga Wakil Ketua Komisi I DPRD Ade Utami Ibnu Provinsi Lampung--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dinilai semakin aktif merangkul generasi muda atau yang kerap disebut Generasi Z dan Generasi Milenial (Gen Z).
Langkah ini kerap dikaitkan dengan upaya partai berlambang bulan sabit kembar itu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, termasuk dalam ranah digitalisasi dan media sosial.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPW PKS Lampung yang juga Wakil Ketua Komisi I DPRD Ade Utami Ibnu Provinsi Lampung menegaskan bahwa keterlibatan anak muda di PKS bukanlah fenomena baru.
Ia menilai sejak awal berdirinya partai, peran generasi muda sudah menjadi tulang punggung pergerakan.
BACA JUGA:Polresta Bandar Lampung Dorong Prestasi Atlet Lewat Kejuaraan Tinju 2026
“Kalau PKS ini bukan baru-baru saja merangkul anak muda. Sejak pendiriannya, dari Partai Keadilan sampai menjadi PKS, penggerak-penggeraknya itu anak-anak muda di zamannya,” ujarnya saat ditemui di Kantor DPW PKS Lampung Pada Minggu, 08 Februari 2026.
Ia mengingat kembali masa awal reformasi ketika dirinya bergabung dengan partai di usia yang masih sangat muda. Menurutnya, semangat dan peran generasi muda selalu hadir di setiap fase sejarah PKS.
Menurutnya, setiap generasi memiliki karakter dan tantangan sendiri. Karena itu, nilai-nilai kebaikan perlu diwariskan kepada generasi muda agar mereka siap menghadapi perubahan zaman.
“Anak-anak Gen Z ini harus diwariskan nilai-nilai kebaikan, dibekali supaya siap menghadapi tantangan zaman. Dan ternyata mereka punya habitat sendiri, perilaku sendiri, dan itu banyak yang positif,” katanya.
BACA JUGA:Isu body shaming dinilai bisa menjadi pintu masuk memahami nilai Pancasila
Ia menilai generasi muda saat ini memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Mereka, kata dia, cenderung menyukai kejujuran dan keaslian, serta tidak segan menyuarakan kritik ketika melihat ketimpangan.
“Mereka suka yang original. Kalau perilaku sudah di luar norma kewajaran, mereka juga nggak suka. Apalagi kalau merasakan ada kesenjangan jauh antara pejabat dengan rakyat, itu mereka suarakan. Dan itu murni suara hati nurani mereka,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa PKS secara struktural memang memberi ruang besar bagi anak muda.
Hal itu diwujudkan melalui berbagai organisasi sayap hingga penempatan kader muda dalam struktur inti kepengurusan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
