Bahan dan Komposisi Nasi Ramoy
Secara umum, nasi ramoy terdiri dari nasi putih pulen sebagai dasar hidangan. Di beberapa daerah, nasi dimasak sedikit lebih pera agar tetap bertekstur saat disiram kuah.
Kuah nasi ramoy dibuat dari rebusan ayam atau daging yang dimasak bersama bumbu halus seperti bawang merah, bawang putih, ketumbar, lada, kunyit, jahe, lengkuas, daun salam, cabai merah, cabai rawit, gula merah, dan garam. Proses memasak yang tepat membuat bumbu meresap sempurna, menghasilkan kuah dengan cita rasa kuat dan aroma khas.
Lauk pelengkap bersifat fleksibel, tergantung selera dan ketersediaan bahan. Variasi inilah yang membuat nasi ramoy memiliki karakter berbeda di setiap daerah atau warung penyajiannya.
BACA JUGA:Joki Galbay Pinjol Jalan Pintas Palsu yang Justru Menjerumuskan Debitur
Cara Penyajian Nasi Ramoy
Nasi ramoy disajikan dengan cara sederhana namun menggugah selera. Nasi putih diletakkan di piring, kemudian lauk seperti ayam, daging, atau telur ditata di atasnya.
Kuah rempah disiramkan secukupnya hingga meresap ke nasi, lalu dilengkapi dengan sambal dan lalapan. Taburan bawang goreng atau serundeng kelapa menjadi sentuhan akhir yang memperkaya aroma dan rasa.
Kesederhanaan penyajian inilah yang justru menonjolkan kekuatan utama nasi ramoy, yakni cita rasa alami dari bumbu dan bahan pilihan.
BACA JUGA:Pemprov Lampung Groundbreaking Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Investasi Capai Rp600 Miliar
Peran Nasi Ramoy dalam Budaya Madura
Bagi masyarakat Madura, nasi ramoy bukan sekadar makanan sehari-hari, melainkan bagian dari kehidupan sosial.
Hidangan ini kerap hadir dalam acara keluarga, kenduri, selamatan, hingga jamuan tamu.
Nasi ramoy mencerminkan nilai kebersamaan, karena sering disantap bersama keluarga atau kerabat dalam suasana hangat dan akrab.
BACA JUGA:Polres Lamsel Ungkap 3 Kasus Narkotika, Sita 118,59 Kg Sabu dan Selamatkan 479.857 Jiwa
Perbedaan Nasi Ramoy dengan Nasi Campur dan Soto