Pemprov Lampung Perkuat Ekonomi Desa Lewat Program Desaku Maju Tekan Kemiskinan
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus mengintensifkan berbagai strategi untuk menekan angka kemiskinan dengan menitikberatkan pada penguatan ekonomi desa.
Salah satu langkah konkret yang dijalankan adalah melalui Program Desaku Maju, yang menjadi program unggulan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.
Program ini diarahkan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, mengatakan upaya tersebut dilakukan dengan meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
BACA JUGA:DPRD Dorong Percepatan Izin Operasional Sekolah Siger
Hal ini antara lain melalui pemanfaatan pupuk organik cair, penyediaan benih dan bibit unggul, serta dukungan sarana produksi pertanian lainnya.
“Selain itu, Pemprov Lampung juga mendorong peningkatan nilai tambah hasil pertanian melalui penyediaan mesin pengering (dryer) di desa-desa, serta pembangunan dan perbaikan akses jalan pertanian,” ujar Mulyadi saat dimintai keterangan, Minggu 8 Februari 2026.
Ia menambahkan, penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan kelembagaan petani juga menjadi fokus utama.
Upaya tersebut dilakukan melalui program vokasi dan pendampingan berkelanjutan agar petani memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengelola usaha tani secara produktif dan berdaya saing.
BACA JUGA:Berenang Saat Sungai Meluap, Remaja di Muara Sungkai Tenggelam hingga Meninggal Dunia
Dalam pelaksanaan penanggulangan kemiskinan, Pemprov Lampung turut berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 53 Tahun 2020 tentang penanggulangan kemiskinan.
Kebijakan ini diarahkan pada pengurangan beban masyarakat miskin, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial, melalui penguatan pendapatan serta pendampingan berkelanjutan.
Berkat berbagai upaya tersebut, angka kemiskinan di Provinsi Lampung berhasil ditekan hingga mencapai satu digit, yakni sebesar 9,66 persen.
“Ini capaian yang luar biasa, Lampung mampu mencapai satu digit persentase kemiskinan,” kata Mulyadi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
