Mirza menyebut total kebutuhan anggaran pembangunan jembatan diperkirakan mencapai Rp70 miliar. Sekitar Rp20 miliar telah digunakan untuk pembangunan pondasi dan pengecoran awal, sementara sisanya sekitar Rp50 miliar belum terealisasi.
“Daripada menghabiskan Rp50 miliar tapi jembatannya tidak aman, maka direkomendasikan dilakukan perencanaan ulang,” ungkapnya.
Ia menegaskan anggaran sebesar itu tidak mungkin ditanggung oleh Kabupaten Lampung Timur karena keterbatasan fiskal daerah.
“APBD kabupaten terbatas, sementara kebutuhan pembangunan lainnya juga banyak. Karena itu harus dibantu Pemerintah Pusat,” katanya.
BACA JUGA:Aprozi Alam Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Lampung Utara
Mirza pun menyampaikan apresiasi kepada Presiden atas perhatian dan atensi khusus terhadap pembangunan jembatan yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat Way Bungur.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden atas perhatian terhadap persoalan ini,” pungkasnya.