Bujeh Cabbih, Kuliner Khas Madura dengan Nama Unik dan Rasa Gurih-Manis

Rabu 04-02-2026,07:10 WIB
Reporter : Linda Kurniati
Editor : Budi Setiawan

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Madura dikenal sebagai pulau yang kaya akan tradisi dan ragam kuliner khas yang menggugah selera. Selain sate Madura dan soto yang sudah populer, terdapat satu hidangan tradisional yang tak kalah unik namun belum banyak dikenal secara luas, yakni Bujeh Cabbih. 

Kuliner ini bukan sekadar makanan tradisional, tetapi juga mencerminkan kreativitas masyarakat Madura dalam mengolah bahan-bahan sederhana menjadi sajian bercita rasa khas dan bernilai budaya.

Dalam bahasa Madura, istilah “bujeh cabbih” secara harfiah berarti bibir basah. Nama yang terdengar unik ini menggambarkan tekstur hidangan yang lembut, kenyal, serta sedikit berminyak atau berkuah, sehingga meninggalkan sensasi basah di bibir ketika disantap.

BACA JUGA:Mengenal Artefak Saqqara: Jejak Pengetahuan Tinggi Peradaban Mesir Kuno

Asal-Usul dan Filosofi Bujeh Cabbih

Bujeh Cabbih lahir dari tradisi kuliner masyarakat Madura yang memanfaatkan bahan-bahan lokal seperti tepung beras, kelapa, gula merah, dan rempah-rempah. 

Hidangan ini kerap disajikan dalam acara keluarga, hajatan, hingga menjadi camilan rumahan yang menghangatkan suasana.

Penamaan Bujeh Cabbih mencerminkan karakter masyarakat Madura yang ekspresif dan kreatif dalam memberi identitas pada makanan. 

Di balik kelezatannya, hidangan ini juga mengandung nilai kebersamaan karena proses pembuatannya sering dilakukan secara gotong royong, terutama saat menyambut acara adat atau perayaan tertentu.

BACA JUGA:Ban Mobil Mahasiswi Dikempeskan, Oknum DPRD Lampung Diproses BK

Karakteristik Bujeh Cabbih

Bujeh Cabbih memiliki karakter khas yang membedakannya dari jajanan tradisional lainnya. Teksturnya lembut dan kenyal seperti adonan tepung yang dimasak sempurna. Perpaduan rasa gurih dari santan dan manis dari gula merah menciptakan cita rasa seimbang yang melekat di lidah. 

Aroma kelapa yang kuat turut memperkaya sensasi saat disantap, sementara tampilannya yang sederhana justru menghadirkan daya tarik tersendiri melalui warna alami bahan-bahannya.

Secara umum, Bujeh Cabbih dapat dianggap sebagai perpaduan antara kudapan basah dan makanan tradisional berbasis tepung yang menjadi ciri khas Madura.

BACA JUGA:Lampung Terima 710.711 Ton Pupuk Bersubsidi 2026, Ini Rinciannya

Kategori :