Saat ini, patung dan jimat scarab dapat ditemukan di berbagai museum di seluruh dunia. Artefak ini menjadi koleksi berharga karena mampu memberikan gambaran tentang kehidupan spiritual, sosial, dan seni masyarakat Mesir Kuno.
Melalui scarab, para peneliti dapat mempelajari sistem kepercayaan, pemerintahan, hingga hubungan manusia dengan alam pada masa lampau.
Bagi pengunjung museum, patung scarab sering menjadi daya tarik tersendiri karena bentuknya yang sederhana namun sarat makna filosofis.
BACA JUGA:Akademisi Unila Nilai Penggabungan Sembilan Desa ke Bandar Lampung Soal Efisiensi Layanan
Patung scarab kumbang menjadi simbol penting yang mencerminkan cara masyarakat Mesir Kuno memaknai kehidupan, kematian, dan alam semesta.
Dari hewan kecil yang hidup di tanah, lahir sebuah simbol besar tentang penciptaan dan keabadian.
Hingga kini, scarab tetap menjadi ikon peradaban Mesir Kuno yang mengajarkan bahwa kehidupan selalu bergerak dalam siklus perubahan dan pembaruan.(*)